-
Carlos Pena mewaspadai motivasi Semen Padang yang ingin keluar dari zona degradasi liga.
-
Persita Tangerang menargetkan poin penuh setelah gagal menang dalam dua laga terakhir mereka.
-
Strategi khusus disiapkan untuk menghadapi ketatnya persaingan putaran kedua di BRI Super League.
Persita Tangerang datang ke Padang membawa misi besar untuk memutus tren negatif yang sedang dialami.
Kegagalan mengamankan kemenangan pada dua pertandingan sebelumnya menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Persita.
Pena menekankan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan setiap peluang sekecil apapun di depan gawang lawan nanti.
Ketatnya persaingan di putaran kedua liga menuntut konsentrasi maksimal dari seluruh elemen tim tanpa terkecuali.
Persita dituntut untuk tampil lebih klinis demi mengembalikan posisi mereka ke jalur persaingan papan atas.
Realitas kompetisi yang semakin kompetitif di paruh kedua musim menjadi perhatian serius bagi staf kepelatihan.
"Sayangnya kami gagal meraih tiga poin dalam dua laga terakhir. Itu menunjukkan beratnya dan kompetitif-nya liga ini. Semua akan sulit untuk mendapatkan poin di paruh kedua musim," ujar Pena.
Pena berharap para pemain tidak cepat puas dengan pencapaian yang sudah diraih pada putaran pertama.
Kekuatan mental akan diuji saat mereka harus bermain di bawah tekanan suporter lawan yang sangat fanatik.
Baca Juga: D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
Setiap klub kini memiliki target spesifik yang membuat perolehan angka menjadi sangat mahal harganya sekarang.
Soliditas antar lini menjadi syarat mutlak bagi Pendekar Cisadane jika ingin membungkam publik Stadion Haji Agus Salim.
"Saya pikir, kita harus mengapresiasi bagaimana kami telah berjuang di putaran pertama, tapi jika kita ingin mempertahankan posisi ini, semua harus bekerja lebih keras dan bersatu sebagai sebuah tim," sambung dia.
Setiap pemain diminta untuk saling menutupi kelemahan dan berkomunikasi dengan baik sepanjang jalannya pertandingan berlangsung.
Pena percaya bahwa kerja keras di lapangan akan menjadi pembeda hasil akhir pada laga krusial tersebut.
Kesiapan fisik juga menjadi fokus utama mengingat jadwal pertandingan yang semakin padat di bulan Februari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah
-
Tanpa Ramon Tanque, Bojan Hodak Tetap Optimis Persib Bandung Bisa Bungkam Malut United di Bandung
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda