- Kensuke Takahashi mengakui kehebatan Timnas Futsal Indonesia yang mayoritas diisi mantan anak didiknya, menyebut mereka kini tampil sangat profesional dan kuat.
- Meski merasa bertanggung jawab atas kekalahan Jepang, Kensuke tetap mengapresiasi dukungan fans Indonesia dan memuji kinerja pelatih Hector Souto.
- Kemenangan atas Jepang membawa Indonesia mencetak sejarah lolos ke final Piala Asia Futsal 2026 dan akan menantang juara bertahan Iran.
Suara.com - Laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena menghadirkan drama emosional bagi pelatih Timnas Futsal Jepang, Kensuke Takahashi.
Pria yang pernah membangun fondasi futsal Indonesia pada periode 2018-2021 ini harus menerima kenyataan pahit dikalahkan oleh bekas anak asuhnya sendiri dengan skor 5-3, Kamis (5/2).
Kensuke Takahashi tak segan memuji perkembangan pesat Timnas Futsal Indonesia yang kini telah menjelma menjadi kekuatan menakutkan atau "monster" di kancah Asia.
Pelatih asal Jepang tersebut mengakui bahwa para pemain yang dulu ia didik saat masih belia kini telah bertransformasi menjadi atlet yang sangat matang.
“Saya tahu beberapa pemain yang bermain bersama saya dulu, saat itu mereka masih sangat muda, tetapi hari ini, pemain-pemain tersebut terlihat sangat profesional dan sangat kuat,” ujar Kensuke memuji mantan anak didiknya.
Kensuke secara jantan mengakui tanggung jawabnya atas kegagalan Jepang melaju ke final meski telah berusaha maksimal.
“Sebagai pelatih kepala timnas Jepang, tugas saya adalah mengalahkan Indonesia hari ini, tetapi akhirnya saya tidak bisa. Jadi saya merasa bertanggung jawab atas kekalahan Jepang hari ini,” kata Kensuke.
Meskipun datang sebagai lawan, Kensuke tetap merasakan sambutan hangat dari publik Jakarta yang tidak melupakan jasanya.
Ia merasa terharu dengan apresiasi yang diberikan oleh para penggemar futsal di Tanah Air.
Baca Juga: Peluang Terbuka! Hector Souto Ungkap Syarat Timnas Futsal Indonesia Bisa Menang Lawan Jepang
“Saya sangat mengapresiasi semua fans dan media karena selalu mendukung saya dalam tugas saya di Indonesia,” ucap Kensuke.
Banyak pihak menilai bahwa kekuatan Indonesia saat ini adalah buah dari tangan dingin Kensuke di masa lalu, namun ia menolak mengklaim kredit tersebut sendirian.
Ia dengan rendah hati memuji kinerja pelatih Indonesia saat ini, Hector Souto, yang dinilai sukses menyempurnakan tim.
“Banyak orang mengatakan berkali-kali bahwa pekerjaan saya di Indonesia sangat efektif bagi kualitas tim nasional Indonesia. Namun tentu saja, saya tidak bekerja sendirian di Indonesia tanpa dukungan dari PSSI, setiap klub, dan tentu saja pelatih kepala saat ini, Hector. Pekerjaannya sangat luar biasa. Itulah alasan mengapa Indonesia menjadi tim yang sangat kuat,” tambah dia.
Bagi Kensuke, kembalinya ia ke Jakarta memberikan perasaan senang tersendiri meski harus berakhir dengan kekalahan.
“Pertama-tama, saya sangat senang bisa kembali lagi ke Jakarta,” kata Kensuke.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Ekspresi Elkan Baggott Jadi Sorotan usai Kembali Gabung Timnas Indonesia
-
Bos Go Ahead Eagles Pasang Badan untuk Dean James, Sebut NAC Breda Ketakutan Degradasi
-
Beckham Putra Tunda Mudik Demi Timnas Indonesia, Siap Jawab Kepercayaan John Herdman
-
Mengenal Staf Kepelatihan John Herdman: Dari Eks Asisten Kluivert hingga Talenta Lokal
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri