-
Ivar Jenner resmi memperkuat Dewa United Banten FC hingga akhir musim 2025/26.
-
Keputusan pindah dari FC Utrecht diambil demi mengejar jam terbang dan menit bermain.
-
Diskusi dengan Rafael Struick meyakinkan Ivar bahwa Liga Indonesia adalah kompetisi yang baik.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer BRI Super League 2025/26 dengan kehadiran bintang muda Indonesia.
Dewa United Banten FC secara resmi memperkenalkan punggawa baru mereka untuk memperkuat sektor gelandang tim.
Sosok tersebut adalah Ivar Jenner yang merupakan pilar penting dalam skema permainan Tim Nasional Indonesia.
Pemain berbakat ini akan membela panji Anak Dewa hingga berakhirnya kompetisi kasta tertinggi musim 2025/26.
Kehadiran Ivar diproyeksikan mampu memberikan stabilitas dan kreativitas lebih di area tengah lapangan pertandingan.
Prosesi pengenalan sang pemain berlangsung dengan meriah di markas Dewa United Arena, Tangerang, Banten.
Momen perkenalan yang diadakan pada Jumat, 6 Februari 2026, menjadi awal baru bagi karier profesionalnya.
Ivar Jenner secara terbuka menceritakan latar belakang dirinya bersedia merumput di kompetisi sepak bola tanah air.
Keputusan besar ini diambil setelah dirinya resmi mengakhiri masa bakti bersama klub asal Belanda, FC Utrecht.
Baca Juga: Pesan Khusus Dewa United untuk Ivar Jenner
Langkah ini dianggap sebagai lompatan strategis bagi pemain yang saat ini baru menginjak usia 22 tahun.
Ivar mengaku bahwa langkah besar untuk hijrah ke Liga Indonesia bukan sebuah keputusan yang mendadak.
Ada pertimbangan matang serta diskusi mendalam dengan rekan sejawatnya di tim nasional sebelum sepakat bergabung.
Sahabat karibnya di skuat Garuda menjadi salah satu narasumber utama dalam menentukan pelabuhan karier barunya tersebut.
“Sebelum memutuskan bermain di Liga Indonesia, saya sempat berdiskusi dengan Rafael, yang merupakan sahabat dekat saya. Ia menyampaikan bahwa Liga Indonesia merupakan kompetisi yang baik," ujar Ivar dalam keterangannya.
Testimoni positif mengenai atmosfer kompetisi lokal membuatnya yakin untuk segera menandatangani kontrak profesional dengan tim.
Fokus utama Ivar dalam kepindahan ini bukan hanya sekadar mengikuti tren pemain diaspora ke tanah air.
Ia memiliki visi teknis mengenai pengembangan kualitas individu dan pengalaman bertanding di level kompetitif yang tinggi.
Pemain muda ini merasa perlu merasakan tekanan pertandingan secara langsung setiap pekan dalam sebuah liga resmi.
“Bagi saya saat ini yang terpenting adalah mendapatkan menit bermain," ia menambahkan dalam sesi wawancara resmi tersebut.
Kebutuhan akan jam terbang menjadi faktor penentu utama yang membuatnya tidak ragu memilih Dewa United Banten.
Manajemen Dewa United sendiri telah berkomitmen memberikan ruang bagi pemain muda potensial ini untuk terus berkembang maksimal.
Ivar berharap keterlibatannya dalam skuat utama bisa memberikan dampak positif bagi performa tim di sisa musim.
Kesempatan tampil sebagai pemain inti menjadi target mutlak yang ingin ia capai bersama pelatih dan rekan setimnya.
"Oleh karena itu, saya mengambil langkah ini agar bisa tampil secara reguler bersama tim utama, sebelum kembali ke Belanda atau melanjutkan karier di negara Eropa lainnya setelah musim berakhir," terangnya.
Rencana jangka panjangnya tetaplah berkarier di benua biru setelah mendapatkan modal performa yang solid di Indonesia.
Kini sang gelandang tengah fokus menjalani proses adaptasi dengan cuaca dan skema taktikal yang diinginkan tim pelatih.
Pendukung setia Dewa United sangat menantikan aksi perdananya dalam mengawal lini tengah di sisa jadwal kompetisi.
Integrasi Ivar Jenner ke dalam tim diharapkan bisa mendongkrak posisi klub di klasemen sementara BRI Super League.
Kehadiran pemain kelas Eropa ini juga memberikan warna baru bagi persaingan antarklub di kancah sepak bola nasional.
Semua mata kini tertuju pada performa konsisten yang akan ditunjukkan Ivar Jenner dalam setiap laga yang dilakoni.
Secara tidak langsung, langkah ini juga sangat menguntungkan bagi kesiapan fisik dan mental pemain di timnas.
Pelatih tim nasional akan lebih mudah memantau perkembangan kondisi terkini sang pemain karena berkompetisi di dalam negeri.
Ivar Jenner tetap menjaga ambisinya untuk memberikan yang terbaik bagi klub maupun negara di masa depan.
Kematangan bermain yang diharapkan bisa didapat dari liga lokal akan menjadi modal berharga saat kembali ke Eropa.
Petualangan baru di Tangerang ini menjadi babak krusial dalam perjalanan karier profesional seorang Ivar Jenner di dunia sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?