-
Mauricio Souza kecewa dengan aksi mengejek Gabriel Silva saat laga Persija vs Arema.
-
Ketegangan terjadi akibat perilaku tidak sopan pemain Arema FC kepada staf pelatih Persija.
-
Souza sesalkan sikap Gabriel Silva yang pernah menjadi anak asuhnya di Flamengo U-20.
Berdasarkan catatan masa lalu, keduanya pernah bekerja sama di tim junior Flamengo di Brasil pada periode 2017-2018.
“Namun, saat mereka mencetak gol kedua, Gabriel melakukan tindakan yang tidak pantas. Ia menoleh ke arah saya dan bangku cadangan sambil merayakan gol dengan ekspresi mengejek,” ucap Souza.
Tindakan Tegas di Tengah Pertandingan
Souza sebenarnya telah mencoba meredam suasana dengan meminta bantuan pemain lawan lainnya agar menegur Gabriel.
Ia berharap ada kedewasaan yang ditunjukkan oleh para pemain di lapangan demi menjaga sportivitas olahraga.
“Bagi saya, itu adalah tindakan yang tidak menghormati, apalagi dia pernah menjadi pemain saya di tim U-20," jelasnya.
Upaya damai yang coba dilakukan Souza justru berakhir dengan konfrontasi langsung saat pertandingan telah resmi usai.
“Saya bahkan langsung memanggil Dalberto dan meminta agar Gabriel diingatkan untuk menghormati lawan karena hal seperti itu tidak perlu dilakukan."
Kronologi Pertikaian Setelah Peluit Panjang
Baca Juga: Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
Niat baik Souza untuk bersalaman dengan staf kepelatihan Arema FC terhambat oleh kehadiran Gabriel Silva.
Pemain tersebut justru mendatangi Souza dan memicu perdebatan panjang yang mengundang perhatian banyak pihak di stadion.
“Setelah pertandingan berakhir, ketika saya hendak menuju bangku cadangan Arema FC untuk bersalaman dengan staf pelatih mereka, Gabriel justru mendatangi saya,” paparnya.
Situasi semakin memanas karena tidak ada pengakuan dari pihak pemain mengenai aksi provokatif yang dilakukan sebelumnya.
“Kami sempat berdebat. Ia mengatakan tidak melakukan apa yang saya tuduhkan, sementara saya melihat jelas kejadian itu. Ia hanya perlu mengakuinya, tetapi tidak mau,” ucap Souza.
Perselisihan Lama dengan Marcos Santos
Ternyata, kemarahan Souza tidak hanya tertuju pada satu orang, melainkan juga kepada bek Arema FC, Marcos Santos.
Keduanya memiliki sejarah perselisihan yang belum terselesaikan sejak pertemuan mereka di putaran pertama kompetisi.
Marcos Santos dianggap kembali menunjukkan perilaku yang memancing emosi jajaran pelatih Persija Jakarta secara berlebihan.
Souza mengingat jelas bagaimana asistennya pernah menjadi sasaran makian dari pemain bertahan milik Singo Edan tersebut.
“Kemudian Marcos Santos juga menunjukkan sikap sok berani, sama seperti yang pernah ia lakukan sebelumnya saat kami bermain di kandang Arema FC, ketika seluruh ofisial mereka mendatangi bangku cadangan kami.”
Meski merasa dirugikan secara mental, Souza mencoba untuk tetap menunjukkan jiwa besar sebagai seorang pelatih profesional.
Ia memahami bahwa tensi tinggi merupakan bagian yang sulit dipisahkan dari dinamika pertandingan sepak bola kasta tertinggi.
“Saat itu, ia memaki asisten saya, Italo, dengan berbagai kata kasar. Namun tidak masalah, semua itu bagian dari dinamika pertandingan. Selamat kepada Arema FC atas kemenangannya,” pungkasnya.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Persija Jakarta untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.
Sementara bagi Arema FC, kemenangan dua gol tanpa balas ini menjadi modal berharga untuk menjauh dari zona bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan