- Andrew Jung menepis isu emosi karena digantikan Sergio Castel saat Persib kalah 0-3 di ACL 2.
- Aksi menendang botol terjadi setelah kekalahan Persib dari Ratchaburi FC di Dragon Solar Park, Rabu (11/2/2026).
- Jung menegaskan luapan emosi murni akibat frustrasi performa diri dan tim, bukan karena keputusan pelatih.
Suara.com - Penyerang Persib Bandung, Andrew Jung memberikan respons tegas terkait kabar yang menyebut dirinya emosi karena digantikan oleh Sergio Castel dalam laga kontra Ratchaburi FC.
Striker asal Prancis itu meluruskan pemberitaan yang menyoroti aksinya menendang botol air mineral usai ditarik keluar lapangan.
Insiden ini terjadi saat Persib Bandung menelan kekalahan telak 0-3 dalam laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) di Dragon Solar Park, Rabu (11/2/2026)
Salah satu media nasional kemudian menyoroti momen tersebut dan menginterpretasikannya sebagai bentuk kekesalan Jung terhadap keputusan pelatih Bojan Hodak.
Tak ingin kabar tersebut menjadi bola liar dan menimbulkan persepsi negatif, Andrew Jung langsung angkat bicara.
Melalui kolom komentar di unggahan media tersebut, ia dengan keras membantah narasi yang beredar dan menjelaskan alasan sebenarnya di balik luapan emosinya.
Menurut Jung, tindakannya menendang botol sama sekali tidak berhubungan dengan pergantian pemain.
Luapan emosi itu murni karena rasa frustrasi dan marah pada dirinya sendiri melihat timnya berada dalam posisi tertinggal dan tampil di bawah performa.
"Berita bohong. Aku hanya marah pada diriku sendiri karena kita kalah, bukan karena pergantian pemain. Ini omong kosong," balas Andrew Jung.
Baca Juga: Persib Bandung Dihajar Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf Kepada Bobotoh
Klarifikasi dari sang pemain ini sekaligus menepis anggapan adanya keretakan atau rasa tidak puas terhadap keputusan taktikal pelatih.
Kini fokus Andrew Jung dan seluruh penggawa Persib Bandung akan tertuju pada laga leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026).
Pangeran Biru dihadapkan pada tekanan besar untuk bisa membalikkan defisit tiga gol jika ingin melanjutkan langkahnya di kompetisi Asia.
Berita Terkait
-
Main 7 Menit Saat Persib Bandung Dibantai, Layvin Kurzawa Catat Rekor Apik, Kok Bisa?
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan