-
Ferran Syarif Alinegara adalah kiper muda ADO Den Haag yang memiliki darah Serang dan Manado.
-
Ia tetap menjalankan ibadah puasa meskipun harus berlatih dan bertanding di level kompetisi elit.
-
Bakatnya menarik perhatian setelah berhasil membawa timnya promosi ke kasta tertinggi liga remaja.
Banyak yang penasaran dengan asal-usul darah Indonesia yang mengalir deras di dalam tubuh penjaga gawang berbakat ini.
Ferran Syarif diketahui memiliki garis keturunan yang berasal dari wilayah Serang di Banten dan juga Manado.
Ia lahir pada tanggal 24 Januari 2010 di Belanda namun tetap memegang identitas kebudayaan dari kedua orang tuanya.
Status kewarganegaraan ganda yang dimilikinya memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk memanggilnya memperkuat tim nasional di masa depan.
Kedua orang tuanya yang merupakan keturunan asli Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan karier sepak bola anak mereka.
Langkah besar Ferran dimulai ketika ia memutuskan bergabung dengan akademi ADO Den Haag pada musim panas tahun 2023.
Sebelum berlabuh di klub profesional tersebut ia menimba ilmu di klub amatir HBS Jeugd untuk mengasah kemampuan dasarnya.
Musim 2025/2026 ini tercatat sebagai tahun kedua bagi sang pemain dalam memperkuat lini pertahanan tim muda Den Haag.
Adaptasinya yang sangat cepat membuat ia langsung menjadi pilihan utama pelatih dalam menjaga kesucian gawang timnya sendiri.
Baca Juga: Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
Pencapaiannya sejauh ini dianggap sangat impresif mengingat ketatnya persaingan untuk mendapatkan tempat utama di liga remaja Belanda.
Salah satu tinta emas yang berhasil ia torehkan adalah membawa timnya naik kasta ke kompetisi divisi teratas.
Keberhasilan promosi ini menjadi bukti konkret bahwa Ferran memiliki kapasitas mental pemenang yang sangat dibutuhkan oleh klub elit.
Berada di kompetisi level tertinggi memberikan kesempatan bagi dirinya untuk berhadapan dengan penyerang-penyerang muda terbaik di seluruh Belanda.
Pengalaman bertanding di level elit tersebut secara otomatis akan mengasah insting dan refleksnya sebagai seorang kiper modern saat ini.
Stabilitas performanya sepanjang musim lalu menjadi alasan utama mengapa manajemen klub memberikan kepercayaan besar kepadanya hingga saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford
-
Persib Bandung Punya Sembilan Laga Sisa, Jupe: Fokus Laga demi Laga
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
Membedah Taktik 4-4-2 Hybrid John Herdman, Efektif Bawa Timnas Indonesia Hajar Bulgaria?
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK