-
Persib Bandung kalah 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar.
-
Layvin Kurzawa dan Sergio Castel menjalani debut namun belum menyatu dengan strategi tim.
-
Bojan Hodak meminta waktu bagi pemain baru untuk beradaptasi dan membangun chemistry kuat.
Pihak manajemen dan kepelatihan meminta para pendukung untuk tidak terburu-buru menghakimi kualitas individu pemain tersebut.
Bojan Hodak menjelaskan bahwa status sebagai pemain baru membuat mereka belum bisa menyatu sempurna dengan skema.
Beliau memaklumi jika performa di laga debut tersebut masih jauh dari standar permainan terbaik mereka berdua.
"Keduanya adalah pemain baru. Jadi, tentu saja mereka butuh waktu untuk menyatu dengan pemain lainnya. Itu hal yang normal," kata Hodak dilansir dari laman resmi klub.
Kutipan tersebut menegaskan bahwa tidak ada jalan pintas untuk mencapai kesepahaman dalam sebuah tim sepak bola.
Meski hasil akhir di Thailand sangat pahit, optimisme tetap diusung oleh mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Ia melihat ada secercah harapan dari sentuhan-sentuhan individu yang ditunjukkan Kurzawa maupun Castel di sisa laga.
Waktu bermain yang kurang dari satu babak dianggap belum cukup untuk menilai kapasitas asli mereka sepenuhnya.
Staf pelatih berencana memberikan porsi latihan khusus guna mempercepat proses chemistry di antara seluruh anggota skuad.
Baca Juga: Nyali Petinggi Ratchaburi FC Ciut Intip Militansi Bobotoh Jelang Tandang ke Markas Persib Bandung
Keyakinan tinggi masih dimiliki oleh sang pelatih bahwa keduanya akan menjadi pilar penting bagi Persib Bandung.
Kehadiran pemain kelas dunia seperti Kurzawa diharapkan mampu mengangkat mentalitas bertanding para pemain lokal di masa depan.
Bojan Hodak percaya bahwa seiring berjalannya waktu, kontribusi mereka akan mulai terlihat secara nyata dan signifikan.
Peningkatan kualitas fisik dan pemahaman posisi menjadi fokus utama dalam agenda latihan Persib pekan depan.
"Keduanya memiliki potensi untuk bermain di skuad utama dan pastinya mereka bisa membantu tim," pungkas eks juru formasi PSM Makassar tersebut.
Kini fokus Persib beralih sepenuhnya untuk membalas kekalahan tersebut demi menjaga asa di kancah Liga Champions Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford
-
Persib Bandung Punya Sembilan Laga Sisa, Jupe: Fokus Laga demi Laga
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
Membedah Taktik 4-4-2 Hybrid John Herdman, Efektif Bawa Timnas Indonesia Hajar Bulgaria?
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK