- Kevin Diks membagikan *jersey* dan cendera mata sebagai wujud balas budi atas dukungan suporter Garuda.
- Diks merasakan ikatan kuat sejak resmi menjadi WNI pada November 2024 saat berkarier di Jerman.
- Cedera saat debut menjadi pendorong kuat untuk membalas dukungan yang sempat terbayar saat itu.
Suara.com - Di balik jersey latihan dan cenderamata yang kerap ia bagikan, terungkap sebuah alasan personal yang mendalam di balik kebiasaan bek Timnas Indonesia, Kevin Diks yang begitu murah hati kepada para suporter.
Ternyata, semua itu berakar dari rasa utang budi dan hasrat yang tak pernah padam untuk membalas cinta luar biasa yang ia terima dari supporter Garuda.
Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada November 2024, Kevin Diks merasakan sebuah ikatan yang sangat istimewa.
Namun, sebagai pemain yang berkarier ribuan kilometer jauhnya di Jerman, ia sering merasa gatal karena tidak bisa memberikan balasan yang sepadan dengan dukungan yang ia terima.
"Bagaimana saya bisa memberi kembali kepada rakyat Indonesia. Bagaimana saya bisa, bagaimana saya bisa berbuat lebih banyak? Tapi itu cukup sulit dari jarak sejauh itu," kata Kevin Diks dikutip dari kanal YouTube Spelerspraat.
Gestur sederhana seperti membagikan jersey latihan atau cenderamata dari klub menjadi salah satu cara konkret baginya untuk menjembatani jarak tersebut.
"Ketika saya di hotel, saya mencoba memberi lebih banyak," tambah bek Borussia Monchengladbach itu.
"Terkadang saya mencoba membagikan kaus atau, Anda tahu, sedikit berusaha," imbuhnya lagi.
Ternyata dorongan kuat untuk berbuat lebih ini juga berakar dari sebuah memori pahit di awal perjalanannya bersama skuad Garuda.
Baca Juga: Datang Saat Genting, Miliano Jonathans Harapkan Dukungan Pemain ke-12 Excelsior
Ia mengenang kembali momen debutnya yang terasa begitu magis, namun berakhir tragis.
"Pertama kali memainkan lagu kebangsaan. Tapi kemudian saya cedera. Itu benar-benar berat," ungkap Diks.
Momen cedera itu menjadi sebuah pukulan mental. Di saat ia merasakan euforia dukungan suporter untuk pertama kalinya dan ingin membayarnya lunas di atas lapangan, ia justru dipaksa menepi.
Perasaan tak berdaya inilah yang semakin menguatkan tekadnya untuk memberi kembali dengan cara lain.
"Karena saat itu saya merasa, saya ingin memberikan banyak hal kembali kepada orang-orang ini. Saya ingin memberikan banyak hal kembali kepada rakyat Indonesia. Dan itu tidak mungkin. Ya. Jadi ya, itu menyakitkan, tentu saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Gagal Dapat Kerjaan Baru, Tunisia Jatuhkan Pilihan kepada Sabri Lamouchi
-
Tak Gentar Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Vietnam Tegaskan Status Juara Bertahan
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Berapa Ranking FIFA Yunani?
-
Media Belanda Anggap Excelsior Bikin Keputusan Tepat Datangkan Miliano Jonathans
-
Joey Pelupessy Sukses Jaga Asa Promosi Lommel SK, Tuntaskan Janji atau Gabung Persib?
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG