- Gelandang Manchester City, Rodri, didakwa FA karena komentar pasca laga imbang 2-2 kontra Tottenham Hotspur 1 Februari.
- Rodri menyiratkan wasit tidak netral dan keputusan pertandingan tidak adil melalui wawancara dengan Stan Sport.
- Rodri harus merespons dakwaan FA sebelum 18 Februari, menghadapi potensi hukuman larangan bertanding oleh panel independen.
Suara.com - Gelandang andalan Manchester City, Rodri, terancam hukuman larangan bertanding setelah didakwa melakukan pelanggaran oleh The Football Association (FA).
Kasus ini bermula dari komentar Rodri usai laga imbang 2-2 melawan Tottenham Hotspur di Premier League pada 1 Februari lalu.
Dalam wawancara dengan media Australia, Stan Sport, gelandang Timnas Spanyol itu menyebut wasit “harus netral” dan menyiratkan ketidakpuasan terhadap keputusan pertandingan.
City sempat unggul 2-0 di Tottenham Hotspur Stadium, namun tuan rumah bangkit menyamakan kedudukan.
Salah satu momen yang memicu kontroversi adalah gol pertama Dominic Solanke yang dianggap kubu City seharusnya dianulir karena dugaan pelanggaran terhadap Marc Guehi. Pertandingan tersebut dipimpin wasit Robert Jones.
“Saya tahu kami terlalu sering menang dan orang-orang tidak ingin kami menang, tetapi wasit harus netral dan bagi saya, ini tidak adil.” ujar Rodri usai pertandingan.
Ia juga menambahkan bahwa timnya merasa frustrasi karena keputusan tersebut dinilai jelas merugikan mereka.
FA pada Jumat (13/2/2026) mengonfirmasi bahwa Rodri telah didakwa atas dugaan pelanggaran aturan, tepatnya terkait komentar yang mengisyaratkan bias atau mempertanyakan integritas ofisial pertandingan, yang bertentangan dengan FA Rule 3.1.
Rodri diberi tenggat waktu hingga Rabu, 18 Februari, untuk memberikan respons atas dakwaan tersebut.
Baca Juga: Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Kasus ini selanjutnya akan diputuskan oleh panel independen, dengan kemungkinan sanksi berupa larangan bertanding.
Kasus serupa pernah terjadi pada 2023 ketika mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mendapat hukuman larangan mendampingi tim setelah menyebut wasit Paul Tierney memiliki sesuatu melawan timnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
3 Opsi Man City Tanpa Erling Haaland Lawan Salford di Piala FA, Guardiola Pakai yang Mana?
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Skandal Paspor Belanda Dean James Meluas, Klub-klub Eredivisie Kena Imbas
-
Rekan Duet Jay Idzes di Sassuolo Sukses Lolos ke Piala Dunia 2026
-
John Herdman: Saya Perlu Mundur Sejenak
-
Timnas Futsal Indonesia Bersiap ke Spanyol dan Brasil
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Timnas Italia Merana, Turki Kasih Kejutan
-
Hector Souto Fokus Perkuat Kedalaman Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk Target Piala Dunia
-
Tak Muluk-muluk, Hector Souto Pasang Target Lolos Semifinal Piala AFF Futsal 2026
-
Tottenham Tunjuk Roberto De Zerbi sebagai Nakhoda Baru
-
Amerika Serikat Kalah Dua Laga Beruntun Jelang Piala Dunia 2026, Calon Lumbung Gol?
-
Fakta di Balik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kutukan Juara Euro Terulang?