- Pelatih John Herdman melihat kalender pertandingan padat tahun ini sebagai fondasi menuju target besar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027.
- Agenda utama meliputi FIFA Series Maret, Piala AFF Juli-Agustus, dan beberapa FIFA Matchday sepanjang tahun.
- Herdman berencana menggunakan Piala AFF sebagai ruang uji coba untuk mengevaluasi kedalaman dan potensi pemain muda timnas.
Suara.com - Pelatih John Herdman memandang kalender pertandingan Timnas Indonesia tahun ini sebagai fondasi penting menuju target besar di Piala Asia 2027.
Baginya, padatnya agenda bukan beban, melainkan peluang emas untuk membentuk karakter tim.
Skuad Garuda akan menjalani rangkaian kompetisi dan laga uji coba sepanjang tahun.
Salah satu agenda utama adalah Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus.
Sebelumnya, Indonesia juga dipercaya menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 pada 23–31 Maret.
Selain itu, beberapa periode FIFA Matchday juga telah menanti pada Juni, September–Oktober, serta November.
Menanggapi jadwal yang padat, Herdman justru menilainya sebagai tanda kemajuan sepak bola internasional.
"Para pemain dan staf ingin berada dalam ritme itu, inilah yang diinginkan AFC dan FIFA telah mencapai banyak hal di tingkat internasional," ucap John Herdman dikutip dari ASEAN United FC.
"Tidak ada waktu istirahat bagi negara mana pun sekarang, yang bagus karena itu berarti kemajuan, kemajuan, kemajuan."
Baca Juga: Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh
"Di masa lalu, Anda mungkin harus melewatkan kesempatan karena Anda tidak mampu atau Anda tidak bisa mendapatkan lawan yang layak. Inilah yang menarik," imbuhnya.
Setelah menuntaskan seluruh agenda tahun ini, Timnas Indonesia akan langsung bersiap menghadapi Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi pada Januari hingga Februari mendatang.
John Herdman menegaskan bahwa setiap pertandingan yang dijalani pada 2026 memiliki makna strategis dalam proses tersebut.
"Semua jalan menuju Piala Asia, jadi ini semua adalah batu loncatan," ujar pelatih asal Inggris itu.
Ia juga melihat turnamen regional seperti Piala AFF sebagai ruang eksperimen untuk memperluas opsi pemain.
"Saya berharap di ASEAN Cup saya dapat menguji kedalaman tim dan menilat pemain mana, mungkin beberapa pemain muda, yang akan berkembang pesat dan melesat melalui turnamen itu," ujar eks pelatih Timnas Kanada ini.
"Saya bersemangat. Saya mendapat banyak kesempatan untuk melihat berbagai macam pemain," tambahnya.
Dengan sudut pandang tersebut, Herdman menempatkan setiap laga di tahun ini bukan sekadar hasil jangka pendek, melainkan bagian dari visi jangka panjang agar Timnas Indonesia tampil lebih siap dan kompetitif di panggung Asia pada 2027.
Berita Terkait
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
Konsep Lakeside Living Makin Diminati, Ini Tips Memilih Hunian di Tepi Danau