Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:22 WIB
FIFA Series 2026. (pssi.org)
Baca 10 detik
  • Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 pada 27–30 Maret di SUGBK, diikuti tiga negara undangan.
  • Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria (peringkat 88), St Kitts and Nevis (154), dan Kepulauan Solomon (152).
  • Format turnamen mengharuskan Indonesia melawan St Kitts and Nevis, lalu pemenang laga Bulgaria kontra Kepulauan Solomon.

Suara.com - Indonesia mendapat kepercayaan menjadi penyelenggara ajang FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27–30 Maret 2026.

Turnamen mini ini akan diikuti oleh Timnas Indonesia yang dijadwalkan berhadapan dengan tiga negara undangan.

Di bawah arahan pelatih baru, John Herdman, skuad Garuda akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta St Kitts and Nevis.

Format kompetisi membuat setiap tim memainkan dua laga sepanjang turnamen. Di mana Timnas Indonesia akan melawan St Kitts and Nevis lebih dulu kemudian bertemu pemenang Bulgaria vs Kepulauan Solomon

Lalu seperti apa gambaran kekuatan para calon lawan Indonesia di FIFA Series 2026? Berikut penjelasannya.

Bulgaria

Dari ketiga peserta, Bulgaria merupakan tim dengan latar belakang prestasi paling mencolok.

Wakil Eropa Timur itu pernah mencatatkan pencapaian gemilang dengan menembus semifinal Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Namun dalam beberapa dekade terakhir, performa mereka cenderung menurun dan kerap gagal menembus turnamen besar.

Meski begitu, Bulgaria tetap memiliki fondasi permainan yang rapi. Tim berjuluk The Lions dikenal disiplin saat bertahan serta berbahaya ketika melakukan serangan balik cepat.

Baca Juga: Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda

Pola seperti ini perlu diwaspadai oleh Timnas Indonesia. Saat ini, Bulgaria menempati peringkat ke-88 dunia menurut FIFA, unggul cukup jauh dibanding skuad Garuda yang berada di posisi ke-122.

St Kitts and Nevis

St Kitts and Nevis berasal dari kawasan Karibia dan berada di bawah konfederasi CONCACAF. Kehadiran mereka di level internasional memang tidak terlalu menonjol.

Tim berjuluk The Sugar Boyz mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan pemain, serta duel individu.

Sebagian pemain mereka memiliki pengalaman bermain di liga Amerika Serikat maupun kompetisi Eropa level bawah.

Dari sisi prestasi, St Kitts and Nevis belum termasuk kekuatan utama di wilayah Caribbean Football Union dan belum mencatatkan pencapaian signifikan di ajang besar.

Saat ini mereka menempati peringkat ke-154 FIFA, terpaut 32 posisi dari Timnas Indonesia.

Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon dikenal sebagai salah satu tim yang cukup disegani di kawasan Pasifik.

Mereka rutin tampil kompetitif di OFC Nations Cup dan mengusung permainan cepat serta agresif.

Bahkan, tim ini pernah mencatat kejutan dengan menumbangkan Selandia Baru pada kualifikasi Piala Dunia 2006.

Mayoritas pemain Kepulauan Solomon berkompetisi di liga domestik dan regional.

Meski demikian, tim peringkat ke-152 dunia ini dikenal memiliki daya tahan fisik yang baik serta mampu menjaga intensitas tinggi sejak awal pertandingan.

Tim Merah Putih tidak boleh meremehkan mereka. Walau unggul secara materi pemain, kesalahan dalam transisi bertahan bisa dimanfaatkan menjadi ancaman serius.

Load More