Bola / Bola Indonesia
Minggu, 15 Februari 2026 | 11:03 WIB
Dony Tri Pamungkas (Antara)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta fokus memperbaiki mental pemain usai kekalahan kandang dari Arema FC.

  • Target utama Macan Kemayoran adalah merebut kembali posisi pertama di klasemen liga.

  • Ricky Nelson memastikan tim siap hadapi Bali United meski tanpa kehadiran pelatih kepala.

Suara.com - Persija Jakarta kini sedang mengusung misi besar untuk bangkit pada pekan ke-21 Super League 2025/2026.

Skuad Macan Kemayoran ingin segera menghapus tren negatif setelah menelan hasil pahit di pertandingan sebelumnya.

Dony Tri Pamungkas beserta kolega membawa semangat tinggi untuk mengembalikan kejayaan tim ibu kota tersebut.

Kemenangan menjadi harga mati bagi seluruh elemen tim untuk menjaga asa dalam persaingan gelar juara.

Seluruh pemain kini berada dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi tantangan berat di laga tandang.

Evaluasi Total Selama Jeda

Tim pelatih memanfaatkan waktu libur kompetisi selama satu minggu untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Latihan dengan intensitas tinggi diterapkan guna memastikan kondisi fisik pemain tetap berada di level puncak.

Selain taktik, fokus utama staf pelatih adalah memperbaiki aspek psikologis para pemain yang sempat menurun.

Baca Juga: Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League

Kesalahan-kesalahan kecil pada laga sebelumnya dibedah secara mendalam agar tidak terulang kembali di lapangan hijau.

Detail permainan menjadi perhatian khusus agar skema serangan dan pertahanan berjalan lebih solid dan efektif.

Misi Bangkit di Gianyar

Ujian berat sudah menghadang di depan mata saat mereka harus menyambangi markas angker Bali United.

Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi saksi bisu perjuangan Persija pada Minggu, 15 Februari 2026 malam.

Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB ini menjadi ajang pembuktian mentalitas juara para pemain.

Asisten pelatih Ricky Nelson menyatakan bahwa persiapan teknis maupun non-teknis telah dilakukan dengan sangat matang.

“Persiapan kami berjalan lancar. Yang paling penting, kami memperbaiki aspek mental dalam sepekan ini. Kekalahan dari Arema FC di kandang cukup mengganggu," kata Ricky dalam konferensi pers jelang laga.

Target Kembali ke Puncak

Pihak manajemen dan tim pelatih sepakat bahwa posisi pertama adalah target utama yang tidak bisa ditawar.

“Jadi, pekan ini tim pelatih dan juga head coach menyiapkan tim untuk kembali ke performa terbaik dan melihat bahwa kompetisi masih panjang,” jelasnya.

Ambisi untuk menguasai klasemen menjadi bahan bakar utama bagi motivasi para pemain di ruang ganti.

Kepercayaan diri yang tinggi diharapkan mampu meredam tekanan dari suporter lawan saat bermain di Gianyar.

“Kami berusaha kembali menuju posisi yang kami inginkan, yaitu posisi pertama. Jadi, mental kami harus kuat," ia menambahkan.

Strategi Tanpa Pelatih Kepala

Meski pelatih kepala berhalangan hadir secara fisik, komunikasi antar staf pelatih tetap terjalin dengan sangat intens.

Instruksi taktis telah disusun sedemikian rupa agar para pemain memahami peran mereka masing-masing di lapangan.

“Semoga apa yang sudah kami rencanakan, walaupun tanpa kehadiran head coach, pesan-pesan yang telah diberikan dalam rapat bisa dijalankan dengan baik. Kami siap menghadapi Bali United,” tuturnya melanjutkan.

Staf kepelatihan optimis bahwa chemistry tim tidak akan terganggu meski nakhoda utama absen di pinggir lapangan.

Kedisiplinan pemain dalam menjalankan instruksi menjadi kunci utama untuk mencuri poin penuh dari tuan rumah.

Waspadai Kebangkitan Serdadu Tridatu

Persija enggan memandang sebelah mata kondisi Bali United yang baru saja menelan dua kekalahan beruntun.

Justru tren negatif lawan dianggap sebagai ancaman karena mereka pasti memiliki motivasi berlipat untuk bangkit.

Kewaspadaan tinggi diterapkan agar tidak terjebak oleh permainan agresif yang mungkin ditunjukkan oleh tuan rumah.

“Melawan Bali United itu sulit. Memang lawan-lawan di bulan ini cukup berat. Namun, itu bukan menjadi alasan karena memang harus dihadapi," tegasnya.

Seluruh elemen tim Persija sudah melakukan analisis mendalam mengenai gaya bermain tim lawan melalui rekaman video.

Kesiapan Taktis Persija Jakarta

Pemahaman terhadap pola serangan lawan menjadi modal penting bagi lini pertahanan Macan Kemayoran untuk tetap tenang.

Latihan khusus telah dirancang oleh tim pelatih untuk mengeksploitasi celah yang ada di lini belakang Bali United.

“Kami sudah siap, sudah mempelajari Bali United lewat video, melihat permainan mereka, dan di latihan pun head coach sudah mempersiapkan semuanya,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang komprehensif, Persija Jakarta datang ke Bali dengan kepercayaan diri untuk membawa pulang kemenangan.

Dukungan dari suporter setia diharapkan tetap mengalir meski para pemain harus berjuang di markas lawan yang jauh.

Load More