Apa Itu Protokol Anti Rasisme yang Diaktifkan Saat Vinicius Jr Dihina Gianluca Prestianni? [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
- Vinicius Junior diduga dilecehkan secara rasial oleh Gianluca Prestianni saat laga play-off Liga Champions, Rabu (18/2) dinihari WIB.
- Setelah Vinicius melapor, wasit Francois Letexier mengaktifkan protokol anti-rasisme, menyebabkan pertandingan dihentikan selama sepuluh menit.
- Protokol anti-rasisme mencakup tiga tahapan mulai dari peringatan, penghentian sementara hingga pembatalan permanen pertandingan.
Di kompetisi Eropa seperti yang diatur UEFA, protokol ini dikenal sebagai three-step protocol (prosedur tiga langkah).
Tiga Tahapan Protokol Anti-Rasisme
Peringatan dan Pengumuman Stadion
- Jika ada dugaan rasisme, wasit akan:
- Menghentikan pertandingan sementara
- Memberi sinyal khusus (biasanya menyilangkan tangan)
- Meminta pengumuman resmi di stadion agar tindakan diskriminatif dihentikan
Penghentian Sementara & Pemain Masuk Ruang Ganti
- Jika perilaku rasis berlanjut, pertandingan dihentikan lebih lama
- Pemain dan ofisial masuk ke ruang ganti
- Delegasi pertandingan berdiskusi soal situasi keamanan
Penghentian Permanen
- Jika situasi tetap tak terkendali, pertandingan bisa dibatalkan sepenuhnya
- Kasus diserahkan ke komite disiplin untuk investigasi dan sanksi
Siapa yang Bisa Melaporkan?
- Pemain
- Wasit
- Ofisial pertandingan
- Delegasi UEFA
Jika ada pemain yang merasa menjadi korban, ia bisa langsung melapor ke wasit, seperti yang sering terjadi dalam beberapa kasus Liga Champions.
Kontributor: Azka Putra
Baca Juga: Prediksi Skor Club Brugge vs Atletico Madrid: Los Rojiblancos Terancam Tumbang?
Komentar
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Club Brugge vs Atletico Madrid: Los Rojiblancos Terancam Tumbang?
-
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter Milan: Nerazzurri Wajib Menang di Kutub Utara
-
Jose Mourinho Sindir Vinicius yang Kena Serangan Rasial Hingga Sebut Madrid Dibantu Wasit
-
Gianluca Prestianni Sebut Vinicius Jr Monyet, Legenda Dunia Ngamuk: Jangan Jadi Pengecut!
-
Arbeloa Pasang Badan untuk Vinicius: Rasisme Tak Punya Tempat, Sindir Jose Mourinho
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya