Bola / Liga Spanyol
Rabu, 18 Februari 2026 | 10:29 WIB
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Pelatih Benfica, Jose Mourinho, memberikan pernyataan setelah kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada play-off Liga Champions Rabu dini hari.
  • Mourinho mengomentari dugaan serangan rasial terhadap Vinicius Jr dan cara selebrasi gol pemain tersebut.
  • Mourinho diusir wasit karena memprotes pemberian kartu kuning, sehingga ia absen pada leg kedua di Bernabéu.

Suara.com - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB.

Pada laga yang berlangsung dengan tensi tinggi itu sempat terjadi dugaan serangan rasial kepada pemain Real Madrid, Vinicius Jr oleh Gianluca Prestianni.

“Menyesal untuk apa? Saya sudah bicara dengan keduanya. Vinicius mengatakan satu hal, Prestianni mengatakan hal lain. Saya tidak bisa mengatakan 100 persen yang satu benar dan yang lain salah,” ujar Mourinho dilansir dari AS.

Ia menilai pertandingan sebenarnya berjalan menarik sebelum insiden terjadi. Namun Mourinho juga menyentil cara Vinicius merayakan golnya.

“Dia mencetak gol yang hanya bisa dibuat olehnya atau Mbappé. Tapi setelah itu, dia harusnya dirayakan di pundak rekan setimnya, bukan berhadapan dengan 60.000 orang di stadion.”

Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, dipastikan tidak akan duduk di bangku cadangan saat timnya menghadapi Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabéu. [Tangkap layar X]

Mourinho kemudian menjelaskan alasan dirinya diusir wasit. Ia mengklaim ada perlakuan berbeda dalam pemberian kartu kuning.

“Wasit punya kertas yang mengatakan Tchouameni, Carreras, dan Huijsen tidak bisa mendapat kartu kuning. Dia tidak mau memberi kartu kepada mereka,” tegas Mourinho.

Ia bahkan menyindir pengalaman panjangnya sebagai pelatih.

“Saya sudah lebih dari 1.300 pertandingan duduk di bangku cadangan. Saya tahu bagaimana semuanya bekerja.”

Baca Juga: Gianluca Prestianni Sebut Vinicius Jr Monyet, Legenda Dunia Ngamuk: Jangan Jadi Pengecut!

Dalam laga tersebut, nama Aurelien Tchouameni ikut disebut dalam kontroversi kartu kuning yang dipersoalkan Mourinho.

Akibat kartu merah, Mourinho dipastikan tak bisa mendampingi timnya di leg kedua di Santiago Bernabéu.

“Saya tidak bisa berada di bangku cadangan atau ruang ganti. Akan sulit, tetapi staf saya akan melakukan pekerjaan mereka.”

Kontributor: Azka Putra

Load More