Bola / Bola Indonesia
Rabu, 18 Februari 2026 | 19:05 WIB
Shayne Pattynama (PSSI)
Baca 10 detik
  • Shayne Pattynama resmi bergabung dengan Persija Jakarta bersama penyerang muda Mauro Zijlstra.

  • Sebelum bergabung, Shayne berkonsultasi dengan Marc Klok dan Jordi Amat mengenai Liga Indonesia.

  • Shayne mengaku belum sempat berkomunikasi dengan Thom Haye dan Eliano Reijnders di Persib.

Suara.com - Langkah mengejutkan diambil oleh bek sayap Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, yang resmi berseragam Persija Jakarta.

Kedatangan pemain tangguh ini menjadi magnet utama dalam bursa transfer Liga Super yang sedang bergulir panas.

Keputusan Shayne merapat ke ibu kota menandai era baru dalam karier sepak bola profesionalnya di tanah air.

Kehadirannya di skuat Macan Kemayoran diharapkan mampu mendongkrak performa lini pertahanan tim asuhan Carlos Pena tersebut.

Shayne tidak sendirian karena Persija juga mengamankan jasa talenta muda berbakat, Mauro Zijlstra, secara bersamaan.

Menariknya, kepindahan Shayne ke Persija ternyata melibatkan diskusi mendalam dengan beberapa rekan sejawatnya di tim nasional.

Meskipun banyak pemain keturunan kini merumput di Indonesia, Shayne memiliki lingkaran kepercayaan tersendiri dalam mengambil keputusan.

Publik sempat bertanya-tanya apakah ia menjalin komunikasi dengan para penggawa baru Persib Bandung yang juga pemain naturalisasi.

Namun, bek berusia 27 tahun ini menegaskan bahwa dirinya belum menjalin kontak dengan pilar anyar Maung Bandung.

Baca Juga: Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?

Ia justru lebih memilih untuk berdiskusi dengan pemain senior yang sudah lebih dulu merasakan atmosfer liga lokal.

Ternyata, hingga saat ini, Shayne mengaku belum sempat bertukar cerita dengan Thom Haye maupun Eliano Reijnders.

Kedua nama tersebut diketahui merupakan amunisi baru Persib Bandung yang kehadirannya juga menghebohkan publik sepak bola.

Shayne secara terbuka menjelaskan bahwa ia tidak meminta saran dari dua pemain tersebut sebelum memantapkan hati ke Persija.

Fokus utamanya sebelum resmi bergabung hanyalah mengumpulkan informasi dari orang-orang terdekat yang ia percaya.

"Saya belum berbicara dengan mereka (Thom Haye serta Eliano Reijnders) sejauh ini. Saya berbicara dengan Marc Klok sebelum gabung di sini. Lalu, juga dengan Jordi (Amat)," kata Shayne Pattynama di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Nama Marc Klok muncul sebagai sosok penting yang diajak bicara oleh Shayne sebelum memutuskan kontrak.

Klok yang sudah malang melintang di kompetisi Indonesia memberikan perspektif berharga bagi Shayne mengenai dinamika sepak bola nasional.

Selain Klok, bek senior Jordi Amat juga menjadi tempat Shayne mencurahkan pikirannya mengenai kepindahan ke Jakarta.

Interaksi dengan para pemain berpengalaman ini dirasa cukup untuk memberikan gambaran bagi Shayne mengenai tantangan ke depan.

"Saya tidak banyak berbicara dengan mereka," sambung eks KAS Eupen tersebut saat menjelaskan hubungannya dengan duo Persib.

Meskipun belum ada obrolan intens, Shayne memastikan tidak ada masalah personal antara dirinya dengan Thom maupun Eliano.

Jarangnya komunikasi saat ini lebih disebabkan oleh kesibukan masing-masing dalam proses adaptasi di klub baru mereka.

Sebagai sesama penggawa Garuda, Shayne tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada rekan-rekannya di Bandung tersebut.

Ia pun sangat menantikan momen pertemuan di lapangan saat Persija dan Persib bentrok dalam laga panas nanti.

"Ketika saya melihat mereka, tentu saja saya akan berbicara dengan mereka," pungkasnya kepada awak media yang meliput.

Kini Shayne sepenuhnya fokus untuk memberikan kontribusi maksimal bagi publik Jakarta di kompetisi Liga Super.

Dukungan dari para Jakmania menjadi energi tambahan bagi dirinya untuk membuktikan kualitas sebagai pemain kelas Eropa.

Kolaborasi antara Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra diprediksi akan membuat Persija tampil lebih agresif musim ini.

Manajemen Persija sendiri merasa optimis bahwa kehadiran Shayne akan membawa dampak instan secara teknis maupun mental.

Persaingan papan atas Liga Super pun dipastikan akan semakin sengit dengan hadirnya deretan pemain berlabel internasional.

Proses adaptasi Shayne di Jakarta berjalan cukup mulus berkat bantuan rekan-rekan setimnya yang sangat terbuka.

Ia merasa tertantang untuk membawa Persija meraih trofi bergengsi dan mengembalikan kejayaan klub kebanggaan ibu kota.

Setiap sesi latihan dijalaninya dengan antusiasme tinggi guna mencapai level kebugaran yang diinginkan tim pelatih.

Keberadaan pemain keturunan seperti Shayne memberikan warna baru bagi kualitas kompetisi domestik di mata dunia.

Kini publik tinggal menanti aksi nyata sang bek sayap dalam mengawal sisi kiri pertahanan Macan Kemayoran.

Load More