Bola / Bola Indonesia
Rabu, 18 Februari 2026 | 21:05 WIB
Dony Tri Pamungkas (Antara)
Baca 10 detik
  • Shayne Pattynama memuji kualitas Dony Tri Pamungkas sebagai pesaing utama di posisi bek Persija.

  • Penyebab utama Shayne menjadi cadangan karena faktor pemulihan cedera panjang selama empat bulan terakhir.

  • Eks pemain KAS Eupen tersebut berkomitmen merebut posisi inti melalui kerja keras saat latihan.

Suara.com - Kedatangan Shayne Pattynama ke ibu kota belum otomatis membuatnya menjadi pilihan utama di sisi kiri pertahanan.

Pemain naturalisasi ini harus rela mengantre di belakang talenta muda lokal yang sedang naik daun.

Pelatih Mauricio Souza tampaknya masih sangat memercayai peran Dony Tri Pamungkas dalam skema starting eleven.

Meskipun berstatus pemain tim nasional senior, Shayne lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan tim Macan Kemayoran.

Situasi ini memicu rasa penasaran publik mengenai perasaan sang pemain terkait menit bermain yang terbatas.

Menanggapi hal tersebut, Shayne memberikan apresiasi tinggi terhadap performa impresif rekan setim sekaligus pesaingnya di lapangan.

Ia merasa keberadaan pemain berkualitas di posisi yang sama justru memberikan dampak positif bagi mentalitasnya.

"Itu bagus, selalu bagus untuk memiliki pemain yang hebat di posisi Anda. Sehingga, itu membuat Anda lapar dan bersiap juga," kata Shayne Pattynama di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Pemain yang lama berkarier di Eropa ini menyadari bahwa bakat yang dimiliki Dony memang tidak main-main.

Baca Juga: Kata-kata Mauro Zijlstra Usai Debut Bersama Persija Jakarta

Ia tidak merasa tersaingi secara negatif melainkan melihatnya sebagai sebuah tantangan profesional yang harus dihadapi.

"Dony (Tri Pamungkas) adalah pemain yang sangat bagus, dengan talenta yang hebat," ia menjelaskan.

Faktor fisik menjadi salah satu alasan utama mengapa dirinya belum mencapai level kebugaran maksimal untuk bertanding.

Shayne mengakui bahwa transisi menuju sepak bola Indonesia membutuhkan waktu yang tidak instan bagi dirinya sekarang.

Selain harus memahami strategi pelatih, ia juga baru saja melewati masa sulit akibat masalah kesehatan yang dialaminya.

"Saya baru datang di sini (Persija Jakarta), saya juga baru saja sembuh dari cedera," ia menambahkan.

Load More