-
Shayne Pattynama memuji kualitas Dony Tri Pamungkas sebagai pesaing utama di posisi bek Persija.
-
Penyebab utama Shayne menjadi cadangan karena faktor pemulihan cedera panjang selama empat bulan terakhir.
-
Eks pemain KAS Eupen tersebut berkomitmen merebut posisi inti melalui kerja keras saat latihan.
Kondisi tersebut membuatnya harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami kemunduran dalam proses pemulihan fisiknya saat ini.
Mantan penggawa KAS Eupen ini menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru untuk memaksakan kondisi tubuhnya bermain penuh.
Absen dalam waktu yang cukup lama membuat sentuhan bola dan staminanya perlu dibangun kembali secara perlahan.
"Jadi, saya perlu tahap demi tahap. Saya telah absen selama 3-4 bulan, jadi saya perlu bertahap," jelasnya.
Disiplin dalam menjalani setiap program latihan menjadi kunci utama bagi Shayne agar bisa segera kembali ke puncak performa.
Ia percaya bahwa manajemen beban kerja yang baik akan menghindarkannya dari risiko cedera kambuhan di masa mendatang.
Meski saat ini masih berstatus pelapis, semangat juang pemain bernomor punggung baru ini tetap menyala besar.
Setiap kesempatan yang diberikan oleh Mauricio Souza akan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin demi membantu kemenangan tim kebanggaan Jakmania.
Ia berkomitmen untuk terus bekerja keras di setiap sesi latihan agar pelatih memiliki banyak opsi taktis.
Baca Juga: Kata-kata Mauro Zijlstra Usai Debut Bersama Persija Jakarta
"Dony tampil sangat bagus. Saya perlu menunjukkan kemampuan saya di pertandingan dan latihan. Jadi, itu normal untuk memiliki kompetisi," pungkasnya.
Persaingan sehat di internal Persija diharapkan mampu mendongkrak prestasi klub di kancah Liga 1 musim 2025/2026.
Kini fokus utama Shayne adalah memastikan diri siap secara fisik maupun mental ketika kesempatan starter itu datang.
Publik sepak bola tanah air tentu menantikan aksi impresif bek sayap ini saat kembali ke performa terbaiknya.
Persija Jakarta sendiri diuntungkan dengan kedalaman skuad yang sangat mumpuni di sektor pertahanan sayap kiri tersebut.
Integritas dan sikap rendah hati Shayne Pattynama menjadi teladan bagi pemain profesional lainnya dalam menyikapi sebuah rotasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia