Bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi pesepak bola Muslim, termasuk di Premier League. [Facebook]
Baca 10 detik
- Pesepak bola Muslim Premier League menghadapi tantangan menyesuaikan nutrisi, hidrasi, dan latihan selama puasa Ramadan yang berlangsung lebih dari 12 jam.
- Klub Premier League berkolaborasi dengan ahli gizi untuk mengatur pola makan pemain, fokus pada karbohidrat dan protein saat berbuka serta sahur.
- Manajemen tidur dan pemulihan dioptimalkan, sementara latihan berat sering dipindahkan ke pagi hari sebelum waktu puasa dimulai.
Latihan biasanya dilakukan di pagi hari sebelum puasa dimulai, dengan penggunaan handuk dingin atau kolam rendam untuk mengurangi kehilangan cairan.
Sejumlah pengalaman menarik muncul dari pemain yang berpuasa.
Dr. Zafar menceritakan bagaimana pada masa di Tottenham, Juande Ramos menyiapkan piring makanan untuknya saat puasa, yang dibawa diam-diam ke ruang ganti agar tidak mengganggu rapat tim.
Beberapa rekan non-Muslim juga ikut berpuasa atau menyesuaikan jadwal makan sebagai bentuk solidaritas.
Kontributor: M.Faqih
Komentar
Berita Terkait
-
Jam Belajar Siswa Jakarta Selama Ramadan Dipangkas, Maksimal Sampai Pukul 14.00 WIB
-
Apakah Makan Kurma Harus Ganjil? Ini Penjelasannya Menurut Hadis
-
Omzet Pedagang Takjil di Benhil Melejit di Hari Pertama Ramadan
-
5 Contoh Takjil yang Sebaiknya Dihindari untuk Buka Puasa, Bikin Perut Kaget
-
Latte Factor Versi Ramadan: Mengapa Takjil Rp20 Ribu Sehari Diam-diam Bikin Kantong Bolong?
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif