- Bazar takjil tahunan di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, kembali ramai dikunjungi sejak hari pertama Ramadan.
- Pedagang seperti Joni dan Rosa mengalami peningkatan omzet signifikan selama bazar musiman tahunan ini berlangsung.
- Bazar Benhil tahun ini turut menarik konten kreator yang mengabadikan momen berburu hidangan khas Ramadan.
Suara.com - Kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, kembali menjelma menjadi surga takjil yang paling diburu saat Ramadan. Memasuki hari pertama puasa, bazar tahunan legendaris ini langsung dipadati warga yang berburu hidangan buka puasa sekaligus melepas rindu pada jajanan khas yang hanya hadir setahun sekali.
Sejak pukul 15.00 WIB, arus pengunjung mulai memadati area bazar. Deretan lapak yang tertata rapi dipenuhi aroma menggoda dari gorengan hangat, dimsum, lauk pauk, hingga kuah pempek yang harum. Antusiasme warga begitu terasa; tak sedikit pembeli yang rela berkeliling lebih dari sekali demi menemukan takjil favorit terbaik untuk berbuka.
Keramaian ini pun menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang. Salah satunya Joni, penjual pempek ikan tenggiri asli yang mengaku Bazar Benhil selalu menjadi momen paling ditunggu setiap Ramadan.
“Sehari-hari mainnya bazar atau di perkantoran kalau ada event. Tapi kalau tahunan, ya di sini (Benhil). Alhamdulillah, omzetnya jauh lebih ramai di sini karena ini bazar tahunan,” ujar Joni saat ditemui di lapaknya, Kamis (19/2/2026).
Di lapaknya, Joni menawarkan pempek premium dengan harga terjangkau, yakni Rp20.000 untuk tiga buah pempek kecil atau satu pempek besar. Ia juga menerapkan strategi bonus satu untuk pembelian dalam jumlah tertentu, yang terbukti efektif menarik minat pembeli sejak hari pertama Ramadan.
Ia berharap tren keramaian ini terus berlanjut hingga akhir bulan puasa.
“Harapannya semoga lancar-lancar aja, lebih ramai lagi dari tahun-tahun kemarin,” tambahnya.
Cerita serupa datang dari Rosa, pedagang Bubur Kampiun khas Padang yang sudah tujuh tahun rutin berjualan di Bazar Benhil setiap Ramadan. Baginya, momen bazar takjil bukan sekadar jualan musiman, tetapi agenda wajib yang selalu mendongkrak pendapatan.
“Khusus Ramadan saja kita jualan bubur ini. Kalau hari biasa jualan keripik balado. Perbandingannya jauh, di bazar ini omzet bisa naik sampai dua kali lipat dibanding hari biasa,” ungkap Rosa.
Baca Juga: Apa Arti dari Ramadan Kareem? Ketahui Makna, Sejarah, dan Penggunaannya
Menu andalannya, Bubur Kampiun Padang seharga Rp25.000 per porsi, menjadi salah satu primadona yang paling diburu pembeli. Keistimewaannya terletak pada perpaduan tujuh jenis isian dalam satu mangkuk, mulai dari bubur sumsum, ketan putih, ketan hitam, kacang hijau, srikaya, pacar cina, hingga kolak pisang.
“Ini asli Padang, tujuh macam isian dijadikan satu,” jelasnya.
Menariknya, bazar takjil Benhil tahun ini juga diramaikan kehadiran para konten kreator. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk membeli makanan, tetapi juga mengabadikan momen berburu takjil lewat video di ponsel untuk dibagikan ke media sosial.
Meski bazar resmi dibuka sejak pukul 14.00 WIB, puncak keramaian justru terjadi menjelang waktu berbuka. Fenomena ini menegaskan bahwa tradisi berburu takjil di Benhil tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Ramadan warga Jakarta.
Bagi para pedagang seperti Joni dan Rosa, 29 hari ke depan bukan sekadar periode berjualan, melainkan harapan besar untuk terus mendulang rezeki di tengah hangatnya atmosfer Ramadan yang selalu membawa berkah.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu
-
Modifikasi BMW Passato dari Indonesia Siap Tampil di SEMA Show 2026 Las Vegas
-
Petani Bakal Bisa Pinjam Modal dengan Jaminan Hasil Panen, Bunga 6 Persen
-
Dari Telur Asin hingga Beras Biosalin, Kisah Ibu-ibu Mangunharjo Merajut Kemandirian Lewat Mami Sera
-
Mengenal Carbon Trading: Saat Krisis Iklim Bertemu Logika Pasar
-
12 Tips Mengatasi Stres Berdasarkan Zodiak, Cara Gemini dan Scorpio Berbeda