-
Persija Jakarta menjamu PSM Makassar di JIS pada Jumat, 20 Februari 2026 malam.
-
PSM Makassar butuh poin penuh demi menjauh dari ancaman zona degradasi papan bawah.
-
Pelatih Tomas Trucha mengeluhkan hasil sia-sia setelah timnya kalah dari Dewa United.
Situasi semakin sulit bagi PSM setelah mereka baru saja menelan kekalahan pahit dari Dewa United.
Kekalahan dua gol tanpa balas pada Sabtu lalu mematahkan harapan mereka untuk bangkit lebih cepat.
Padahal, kemenangan sangat dibutuhkan untuk memberikan jarak aman dari ancaman zona merah di akhir musim.
Tomas Trucha selaku juru taktik PSM Makassar mengungkapkan rasa frustrasinya atas kegagalan tim mendapatkan poin kandang.
Kekecewaan pelatih tersebut muncul karena para pemain dianggap menyia-nyiakan peluang emas untuk melanjutkan tren positif.
"Sebelumnya kita menang di pertandingan away, yang harusnya kita melanjutkan tren tersebut di pertandingan kandang kita, namun kita buang kesempatan itu untuk mendapatkan kemenangan kandang hari ini dan kerja kita jadi sia-sia," ujar pelatih PSM, Tomas Trucha.
Ungkapan tersebut menggambarkan betapa beratnya beban mental yang dibawa PSM saat bertandang ke Jakarta nanti.
Persija Jakarta tentu tidak akan membiarkan tim tamu mencuri poin dengan mudah di depan pendukungnya.
Dukungan ribuan Jakmania di JIS diprediksi akan menjadi tekanan tambahan bagi skuad asuhan Tomas Trucha.
Baca Juga: Adam Przybek Pulang Kampung usai Persib Bandung Tersingkir dari ACL 2 2025/2026
Apalagi Persija memiliki ambisi besar untuk terus menempel ketat posisi puncak klasemen Super League musim ini.
Data menunjukkan bahwa pada September 2025, PSM menang 2-0, disusul kemenangan tipis 1-0 pada Februari 2025.
Hasil imbang 1-1 juga sempat terjadi pada September 2024 saat Persija bertindak sebagai tuan rumah kompetisi.
Namun, Persija pernah mendominasi pada tahun 2023 dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas tim Juku Eja.
Jika ditarik lebih jauh ke belakang, skor-skor ketat selalu menghiasi duel klasik yang penuh sejarah ini.
Pertandingan di JIS nanti akan menjadi penentu apakah dominasi Persija kembali atau PSM tetap konsisten.
Persija Jakarta sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga jarak poin dengan para pesaing di posisi dua besar.
Dengan total 44 poin, setiap kesalahan kecil bisa membuat posisi mereka tergeser oleh tim di bawahnya.
Persiapan matang telah dilakukan oleh tim pelatih untuk meredam serangan balik cepat yang menjadi ciri khas PSM.
Ketajaman lini depan Persija akan diuji oleh pertahanan berlapis yang kemungkinan akan diterapkan oleh Tomas Trucha.
Pertandingan ini dipastikan akan berjalan dengan intensitas tinggi mengingat sejarah rivalitas panjang antara kedua klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun