- Bali United membenahi pertahanan setelah kemasukan 10 gol dalam empat pertandingan terakhir jelang laga kontra PSIM Yogyakarta.
- Pelatih Johnny Jansen mengakui penurunan performa pertahanan dimulai sejak pertandingan melawan Persik Kediri di putaran kedua.
- Tim pelatih fokus meningkatkan fisik, teknik, dan taktik jelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada Senin (23/2).
Suara.com - Bali United membenahi sektor pertahanan setelah kebobolan 10 gol dalam empat laga terakhir. Evaluasi menyeluruh dilakukan tim pelatih demi mengembalikan soliditas lini belakang jelang duel kontra PSIM Yogyakarta.
Pelatih kepala Johnny Jansen mengakui tren kebobolan mulai terlihat sejak menghadapi Persik Kediri.
“Kami mulai mengalami kebobolan saat melawan Persik Kediri dan bisa dilihat bagaimana proses gol-gol itu terjadi,” ujar Jansen.
Jansen menegaskan tidak menyalahkan anak asuhnya. Ia menilai lawan-lawan yang dihadapi memiliki kualitas mumpuni sehingga mampu memaksimalkan celah di lini belakang Serdadu Tridatu.
“Saya tetap bangga dengan semangat juang pemain. Lawan juga punya kualitas,” katanya.
Padahal, sebelum putaran pertama berakhir, Bali United sempat mencatat enam laga beruntun tanpa kebobolan—sebuah catatan yang menjadi salah satu terbaik di kompetisi.
Rekor nirbobol itu diraih saat menahan imbang Persis Solo dan Dewa United, lalu menang atas Borneo FC Samarinda, PSBS Biak, Arema FC, hingga PSM Makassar.
Namun selepas kemenangan tandang atas PSM Makassar, performa Bali United menurun di putaran kedua. Mereka ditahan imbang Semen Padang FC serta menelan kekalahan dari Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan terakhir Persija Jakarta.
Situasi ini membuat lini belakang menjadi sorotan utama tim pelatih.
Baca Juga: Pede Abis! Arema FC Incar Empat Kemenangan Beruntun Lawan Madura United
“Kami pernah menjadi tim dengan enam kali nirbobol beruntun. Artinya tidak ada masalah besar di pertahanan. Sekarang kami harus mengembalikan situasi itu,” tegas Jansen.
Menghadapi laga terdekat melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2) pukul 21.30 WITA, Jansen memastikan timnya akan digembleng lebih keras.
Fokus latihan mencakup peningkatan fisik, teknik, serta taktik, termasuk koordinasi antarpemain belakang seperti Ricky Fajrin dan kolega.
“Secara keseluruhan terutama pertahanan sudah bagus, tetapi kami tetap harus meningkatkan detail-detail kecil,” imbuhnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Pede Abis! Arema FC Incar Empat Kemenangan Beruntun Lawan Madura United
-
Antusiasme Bruno Gomes Segera Debut Bersama Persis Solo dan Kalahkan PSBS Biak
-
Link Live Streaming Madura United vs Arema FC: Tuan Rumah Percaya Diri!
-
Marc Klok Siap Jaga Rekor Positif Persib Bandung di GBLA
-
Usai Gagal di ACL 2, Bojan Hodak Bidik Gelar Ketiga Beruntun Bersama Persib
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?