- Pelatih Fabio Grosso puas Sassuolo menang meyakinkan 3-0 atas Hellas Verona meski menghadapi kesulitan bertahan.
- Grosso menyebut babak pertama sulit karena Verona memanfaatkan ruang serang balik dan duel dua penyerang lawan.
- Sassuolo kini di posisi kedelapan klasemen; Grosso meminta timnya tetap fokus menghadapi kompetisi ketat.
Suara.com - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengaku puas dengan kemenangan meyakinkan Jay Idzes Cs 3-0 atas Hellas Verona.
Menurutnya, laga tersebut menyimpan banyak kesulitan, namun timnya mampu bertahan dan tampil efektif.
“Kami senang karena pertandingan ini menyembunyikan begitu banyak kesulitan. Tapi kami mampu tetap berada di dalam permainan dan tahu cara menderita,” ujar Grosso usai pertandingan dikutip dari tggialloblu
Grosso mengakui babak pertama berjalan tidak mudah. Sassuolo mencoba menekan Verona sejak awal, namun justru kerap terekspos serangan balik lawan.
“Kami berusaha menekan Verona, tapi mereka mampu menarik pemain ofensif kami keluar dari posisi. Setelah itu mereka langsung mencari ruang di belakang dan menyerang lewat sisi sayap,” jelasnya.
Tak hanya itu, duel melawan dua penyerang Verona juga menjadi tantangan tersendiri.
Sassuolo bahkan sempat kesulitan mengamankan bola-bola kedua karena jarak antarlini terlalu renggang.
“Sulit memenangkan duel melawan dua striker mereka. Bola kedua juga beberapa kali lepas karena jarak antarpemain terlalu panjang,” tambah Grosso.
Meski demikian, Grosso memberikan pujian khusus kepada para pemain depan yang dinilai menunjukkan pengorbanan besar sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Jay Idzes Tembok Kokoh Sassuolo! Verona Digulung 3-0, Berardi Cetak Brace di Serie A
“Saya memberi selamat kepada pemain ofensif kami atas pengorbanan luar biasa mereka. Mereka akhirnya mendapat ganjaran karena memiliki kualitas untuk menentukan laga seperti ini,” tegasnya.
Grosso menegaskan timnya tak ingin cepat puas. Ia meminta skuadnya tetap fokus menghadapi satu pertandingan demi satu pertandingan di kompetisi yang disebutnya sangat kompetitif.
“Kami akan beristirahat lalu kembali bekerja. Jika tidak siap, liga ini akan menghukum Anda,” kata Grosso.
Terkait posisi kedelapan klasemen yang kini ditempati Sassuolo, Grosso menilai itu sebagai pencapaian tinggi, mengingat timnya memulai musim dari papan bawah.
“Posisi delapan adalah level yang sangat tinggi. Tapi jangan lupa, kami datang dari bawah. Kami punya pemain berkualitas dan banyak pemain muda dengan potensi besar. Kombinasi ini harus terus menyatu dengan baik,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Tembok Kokoh Sassuolo! Verona Digulung 3-0, Berardi Cetak Brace di Serie A
-
Bertabur Bintang Eropa, Ini 5 Pemain Naturalisasi Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Sassuolo Hancurkan Udinese, Jay Idzes Dapatkan Statistik Umpan Terbaik
-
Jay Idzes Masih Jadi Kapten Timnas Indonesia Era John Herdman?
-
Aksi Heroik Bintang Timnas Indonesia di Eropa, Jay Idzes Menang dan Emil Audero Tak Terkalahkan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
AC Milan Chaos! Allegri dan Ibrahimovic Nyaris Baku Hantam di Restoran
-
Baru Juara Premier League, Arsenal Langsung Tancap Gas Siapkan Transfer Gila-gilaan
-
Panas! Roy Keane Sebut Bruno Fernandes Cuma Keledai yang Merasa Singa
-
Luciano Spalletti Ingin Mohamed Salah ke Juventus, Duit Arab Jadi Ancaman Besar
-
Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?
-
Keuntungan Timnas Indonesia Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF, John Herdman Kasih Bocoran
-
Membaca Strategi De la Fuente, Timnas Spanyol Akan Main Bertahan di Piala Dunia 2026?
-
Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Timnas Belanda Dikepung 3 Kuda Hitam
-
Wonderkids Piala Dunia 2026, Warren Zaire-Emery Motor Serangan Timnas Prancis yang Lagi Panas
-
Wawancara Julian Alvarez Ambisi Timnas Argentina Juara Dunia Lagi: Ini Piala Dunia Terakhir Messi