- Alvaro Arbeloa, pelatih Real Madrid, menyatakan rasisme tidak dapat dibenarkan dan harus dihukum tanpa terkecuali.
- Arbeloa menyebut Vinicius Jr merasa sedih dan marah akibat insiden rasis yang terjadi di lapangan.
- Keputusan melanjutkan pertandingan saat itu murni berasal dari keinginan Vinicius sendiri, bukan paksaan tim.
Suara.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, angkat bicara terkait dugaan aksi rasisme terhadap Vinicius Jr.
Dalam konferensi pers jelang laga melawan Osasuna, Arbeloa menegaskan bahwa tidak ada satu pun alasan yang bisa membenarkan tindakan rasis di sepak bola.
“Tidak ada yang bisa membenarkan rasisme. Kita tidak boleh membiarkan ini tanpa hukuman,” tegas Arbeloa dikutip dari Football Spanyol.
Arvalo Arbeloa lantas mengungkapkan kondisi mental Vinicius setelah kejadian tersebut.
“Dia sedih, seperti kita semua, dan sangat marah. Ini tindakan rasis yang tidak ingin kita lihat lagi. Tidak ada tempat untuk itu di olahraga kita,” ujarnya.
Arbeloa juga mengatakan bahwa keputusan Real Madrid tetap melanjutkan pertandingan melawan Benfica saat itu diambil langsung oleh Vinicius.
“Itu keputusan Vinicius. Jika dia mengatakan kami harus masuk ke ruang ganti, maka kami semua akan masuk. Saya tidak bisa lebih bangga dari apa yang saya rasakan hari itu,” kata Arbeloa.
Ia juga memuji solidaritas tim yang langsung memberikan dukungan penuh kepada sang pemain.
“Yang terpenting adalah melawan tindakan seperti ini. Kami tidak akan mentolerirnya,” tambahnya.
Baca Juga: Ratchaburi FC Kutuk Rasisme terhadap Denilson Junior usai Singkirkan Persib
Lebih lanjut, Arbeloa secara tersirat memberikan sindiran kepada Jose Mourinho yang terkesan membela aksi rasial Gianluca Prestianni.
“Semua orang melihat apa yang terjadi. Kita tidak bisa mengalihkan isu. Vinicius mencetak gol fantastis dan merayakannya seperti yang sudah ratusan kali kita lihat, pemain menari, mengekspresikan diri,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Ratchaburi FC Kutuk Rasisme terhadap Denilson Junior usai Singkirkan Persib
-
Buntut Kasus Rasisme Vinicus Jr, Bakal Ada Sanksi Berat untuk Pemain yang Tutup Mulut di Lapangan
-
Benfica Dicap Klub Problematik: Bela Gianluca Prestianni, Tutup Mata Ulah Rasis Suporter
-
Lilian Thuram Serang Jose Mourinho: Itu Pola Pikir Narsisme Kulih Putih!
-
Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar
-
CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan
-
Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta
-
Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak
-
Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan