- Agen Gianluca Prestianni membantah keras semua laporan mengenai isi pemeriksaan kliennya dalam investigasi UEFA.
- UEFA membuka penyelidikan atas dugaan penghinaan rasial Prestianni kepada Vinicius Jr saat laga Real Madrid kontra Benfica.
- Kubu Prestianni terbuka mempertimbangkan langkah hukum lanjutan setelah proses penyelidikan UEFA mengenai insiden tersebut selesai.
Suara.com - Kasus dugaan penghinaan rasial yang menyeret winger Benfica, Gianluca Prestianni kepada pemain Real Madrid, Vinicius Jr memasuki babak baru.
Agen Prestianni, Gaston Fernandez, menegaskan bahwa berbagai laporan terkait isi pemeriksaan kliennya tidak benar.
Dalam wawancara dengan Win-Win, Fernandez menyebut seluruh pemberitaan mengenai isi investigasi UEFA terhadap Prestianni sebagai informasi keliru.
“Semua yang dipublikasikan tentang apa yang sebenarnya dikatakan Gianluca Prestianni dalam investigasi UEFA adalah palsu. Tidak ada pihak yang menghubungi kami secara resmi untuk memberi tahu kemungkinan sanksi terkait masalah ini,” tegas Fernandez dikutip dari AS.
Pernyataan ini sekaligus membantah rumor yang menyebut Prestianni telah memberikan pengakuan tertentu dalam proses penyelidikan.
UEFA sebelumnya mengumumkan pembukaan penyelidikan untuk mengklarifikasi insiden yang terjadi dalam laga antara Real Madrid dan Benfica.
Namun, Fernández menegaskan kliennya ingin segera menutup bab kontroversi tersebut.
“Setelah pernyataan resmi dari Benfica, kami tidak ingin melanjutkan pembahasan ini. Kami sudah menjelaskan bahwa kejadian tersebut tidak seperti yang coba digambarkan kepada publik. Sekarang yang terpenting adalah memberikan ketenangan kepada pemain,” ujarnya.
Sejumlah media Argentina sebelumnya mengabarkan bahwa kubu Prestianni akan menuntut kompensasi finansial dan permintaan maaf publik jika dinyatakan tidak bersalah.
Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol Terbaru Usai Real Madrid Terpeleset di Markas Osasuna: Barcelona Menguntit
Fernandez tidak membantah kemungkinan tersebut. Ia bahkan membuka peluang langkah hukum lanjutan.
“Ketika semuanya selesai, kami akan mempertimbangkan dengan matang keputusan terbaik yang harus diambil,” katanya.
Fernandez mengaku berada langsung di Estadio da Luz saat insiden terjadi.
“Laga Liga Champions, tensi tinggi, Vinicius punya duel tersendiri dengan publik Benfica. Itu hanya perdebatan di mana Gianluca membela timnya dari sikap tidak hormat pemain lawan kepada suporter,” tulis Fernández di media sosialnya.
Ia juga menyoroti kebiasaan pemain menutup mulut saat berbicara di lapangan.
“Ada jutaan gambar pemain menutup mulut dengan jersey atau tangan agar tak terbaca. Saya percaya pada Gianluca. Mari bersikap adil dan sudahi sandiwara ini. Hanya Prestianni dan Vinicius yang tahu apa yang sebenarnya mereka katakan.”
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Spanyol Terbaru Usai Real Madrid Terpeleset di Markas Osasuna: Barcelona Menguntit
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Kondisi Mental Vinicius Jr Usai Umpatan Rasis yang Diucap Prestianni
-
Ratchaburi FC Kutuk Rasisme terhadap Denilson Junior usai Singkirkan Persib
-
Buntut Kasus Rasisme Vinicus Jr, Bakal Ada Sanksi Berat untuk Pemain yang Tutup Mulut di Lapangan
-
Benfica Dicap Klub Problematik: Bela Gianluca Prestianni, Tutup Mata Ulah Rasis Suporter
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BEI Gembok Massal 3 Saham, Ini Daftar yang Kena Penghentian Sementara
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
-
Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi