- Presiden Trump menetapkan tarif perdagangan global baru 10% mulai 24 Februari pasca putusan MA tentang kewenangan tarif.
- Tarif baru ini berlaku bagi negara mitra dagang AS, termasuk yang terlibat Piala Dunia 2026.
- Kebijakan ini berpotensi memengaruhi hubungan diplomatik dan meningkatkan biaya perdagangan bagi negara peserta turnamen.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuat keputusan besar yang berpotensi berdampak pada sejumlah negara peserta Piala Dunia 2026.
Di tengah persiapan turnamen akbar yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Trump resmi menetapkan tarif perdagangan global baru sebesar 10 persen.
Keputusan tersebut diumumkan tak lama setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif global sebelumnya yang dikeluarkan pemerintah Trump.
Pada Jumat lalu, enam hakim Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa kewenangan untuk menetapkan tarif berada di tangan Kongres, bukan Presiden. Artinya, kebijakan tarif global sebelumnya dinilai tidak sah.
Namun Trump langsung merespons keras putusan tersebut.
Ia menyebut sebagian hakim memalukan dan berjanji tetap memberlakukan tarif baru melalui Pasal 122 undang-undang perdagangan AS.
Lewat aturan tersebut, Presiden diizinkan menetapkan tarif sementara hingga 15 persen selama 150 hari sebelum Kongres turun tangan.
Trump memilih angka 10 persen sebagai tarif global pengganti, yang mulai berlaku pada 24 Februari.
Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa negara-negara yang sebelumnya memiliki perjanjian dagang khusus dengan AS, termasuk Inggris dan anggota Uni Eropa, kini akan dikenakan tarif global 10 persen, menggantikan skema lama yang berbeda-beda.
Baca Juga: Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Secara sederhana, tarif perdagangan adalah pajak yang dikenakan pada barang impor dari luar negeri.
Tujuannya melindungi industri domestik dengan menaikkan harga barang asing.
Sebagai contoh, jika sebuah produk seharga £10 dikenakan tarif 100 persen, maka harga akhirnya menjadi £20.
Dampaknya, perusahaan pengimpor bisa mengurangi jumlah barang yang masuk karena harga menjadi lebih mahal.
Dengan tarif global 10 persen yang akan berlaku, negara-negara mitra dagang AS, termasuk yang terlibat dalam ekosistem Piala Dunia berpotensi menghadapi peningkatan biaya perdagangan.
Meski belum ada pernyataan resmi dari FIFA terkait dampak langsung kebijakan ini terhadap turnamen, para pengamat menilai kebijakan perdagangan dan politik luar negeri AS dapat memengaruhi hubungan diplomatik dengan negara-negara peserta.
Berita Terkait
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Surat Penutupan Rekening Donald Trump oleh JPMorgan Terungkap!
-
Baru Sehari, Trump Naikkan Tarif Impor Semua Negara dari 10 Menjadi 15 Persen
-
Deal Prabowo-Trump! RI Tak Bisa Pajaki Google, Netflix Hingga Meta
-
Trump 'Ngamuk' Lagi! Tarif Global 10% Menanti, RI Mulai Pasang Kuda-kuda
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends