- Pelatih NEC, Dick Schreuder, menunjukkan kekecewaan walau timnya meraih hasil imbang 1-1 melawan Ajax di Johan Cruijff ArenA.
- Kiper baru Ajax, Maarten Paes, tampil solid dalam debutnya dengan mencatatkan tujuh penyelamatan penting selama pertandingan berlangsung.
- Schreuder sempat meluapkan emosi karena timnya bermain terburu-buru menjelang akhir laga saat mengejar gol kemenangan.
Suara.com - Pelatih NEC, Dick Schreuder meluapkan emosinya usai laga kontra Ajax berakhir 1-1 di Johan Cruijff ArenA, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.
Meski membawa pulang satu poin dari markas raksasa Belanda, Schreuder justru mengaku tidak puas dengan hasil tersebut.
Dalam wawancara dengan ESPN usai pertandingan, Schreuder sempat mendapat ucapan selamat atas raihan satu poin di kandang Ajax. Namun responsnya cukup mengejutkan.
“Saya sebenarnya tidak senang,” ujar Schreuder jujur. “Kami bermain bagus. Saya tentu lebih memilih tiga poin.”
Pelatih asal Barneveld itu menilai timnya tampil solid sepanjang laga, terutama dalam duel fisik dan tekanan tinggi kepada lawan.
Pada laga ini, kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes melakoni debut sebagai pemai anyar Ajax. Meski kebobolan satu gol, Paes bermain cukup solid dan mampu melakukan 7 kali penyelamatan.
Schreuder memuji performa anak asuhnya yang tampil agresif dan berani di kandang lawan.
“Kekuatan duel, bagaimana kami mengalirkan bola, menekan lawan—saya sangat puas dengan itu. Tidak mudah bermain di ArenA,” jelasnya.
NEC juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dari situasi bola mati. Dominasi di babak kedua membuat Ajax kesulitan mengembangkan permainan.
Baca Juga: Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk
Namun menjelang akhir laga, Schreuder terlihat kesal di pinggir lapangan. Kamera televisi menangkap momen dirinya melempar botol minum ke bangku cadangan.
Schreuder menjelaskan bahwa emosinya terpancing karena situasi di menit-menit akhir.
“Di akhir pertandingan ada momen di mana kami hampir terkena serangan balik. Itu membuat saya sedikit marah,” akunya.
Menurutnya, tim bermain terlalu terburu-buru dan kehilangan kontrol pada fase krusial.
“Kami terlalu ingin mencetak gol kemenangan. Anda bisa melihatnya juga di ruang ganti saat jeda. Para pemain ingin segera kembali ke lapangan dan menyerang penuh. Saya pikir kami memang memaksakan itu,” katanya.
Hingga pekan ke-24 Eredivisie, NEC mengoleksi 43 poin dan berbagi posisi ketiga dengan Ajax.
Persaingan menuju posisi kedua. yang berpotensi memberi tiket langsung ke Liga Champions, semakin memanas.
Berita Terkait
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia
-
Pujian Setinggi Langit Ajax Soal Debut Maarten Paes, Dibilang Punya Peran Kunci!
-
Maarten Paes Kecewa Usai Debut Bareng Ajax Amsterdam, Ini Penyebabnya
-
Jay Idzes Bantu Sassuolo Hancurkan Tim Pelatih Legendaris Italia
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
Terkini
-
Persib Bandung Tunda Latihan Perdana Jelang Musim Baru, Kenapa?
-
Mesir Resmi Desak FIFA Selidiki Wasit Francois Letexier Usai Kekalahan Kontroversial dari Argentina
-
Prediksi 23 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kombinasi Senior dan Darah Muda
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Suksesor Cristiano Ronaldo Merapat ke London, Geovany Quenda Resmi Diboyong Chelsea
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko
-
Didier Deschamps Belum Puas Meski Prancis Cetak 14 Gol, Minta Les Bleus Lebih Kejam Lawan Maroko
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik