-
John Herdman berpeluang panggil pemain diaspora tanpa proses naturalisasi berdasarkan tempat lahir.
-
Empat pemain berbakat di Eropa dan Qatar masuk radar potensial skuad Garuda.
-
Pemain seperti Reno Munz dan Abdurrahman Iwan memiliki status hukum kuat bela Indonesia.
Suara.com - Strategi penguatan Timnas Indonesia kini tidak melulu harus bergantung pada proses naturalisasi yang memakan waktu lama.
Pelatih John Herdman memiliki kesempatan untuk memanggil talenta-talenta berbakat yang secara regulasi sudah memegang hak membela Garuda.
Kasus ini serupa dengan apa yang dialami Elkan Baggott serta Adrian Wibowo yang langsung bergabung tanpa prosedur hukum kewarganegaraan.
Meskipun fokus saat ini adalah memaksimalkan skuad yang ada, celah untuk menambah kekuatan dari luar negeri tetap terbuka lebar.
Langkah John Herdman yang sempat terbang ke Eropa pada Februari lalu menunjukkan keseriusannya memantau bibit pemain di sana.
Tidak menutup kemungkinan terdapat nama-nama baru yang masuk dalam radar pengamatan pelatih asal Inggris tersebut selama perjalanannya.
Kabar mengenai komunikasi langsung dengan pemain keturunan pun mulai mencuat ke permukaan publik sepak bola tanah air.
Hal ini bahkan pernah diakui oleh striker Australia keturunan Medan Luke Vickery yang mengaku bahwa dirinya telah dihubungi langsung oleh pelatih John Herdman.
Fenomena ini mengindikasikan bahwa John Herdman aktif mencari opsi terbaik demi meningkatkan kedalaman komposisi pemain tim nasional.
Baca Juga: Pujian Setinggi Langit Ajax Soal Debut Maarten Paes, Dibilang Punya Peran Kunci!
Salah satu nama yang paling mencolok adalah bek muda berbakat bernama Reno Munz yang kini berkarier di Jerman.
Walaupun kedua orang tuanya merupakan warga negara Jerman, Reno memiliki keterikatan kuat dengan ibu kota Indonesia.
Bek yang kini membela SV Greuther Fürth tersebut diketahui lahir di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2005 silam.
Secara aturan internasional, status tempat kelahiran memberikan hak bagi sang pemain untuk memilih federasi yang ingin dibela.
Reno Munz juga telah memenuhi statuta FIFA artikel 7 yang menegaskan jika seorang pemain lahir di suatu negara, maka dia bisa membela negara tersebut tanpa naturalisasi.
Nama berikutnya yang layak menjadi perhatian adalah Nicholas Indra Mjøsund yang sedang meniti karier di Norwegia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam