- Pelatih Hector Souto menurunkan mayoritas pemain muda Indonesia dalam ajang Piala AFF Futsal 2026 untuk proses regenerasi tim.
- Strategi rotasi pemain muda tersebut terbukti efektif membawa timnas menyapu bersih kemenangan di seluruh laga fase grup turnamen.
- Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal setelah menundukkan Australia dengan skor 3-2 berkat gol dramatis di menit akhir.
Suara.com - Keputusan berani diambil pelatih Hector Souto saat memimpin Timnas Futsal Indonesia di ajang Piala AFF Futsal 2026. Dengan menurunkan mayoritas pemain muda, Souto justru mampu menjawab kepercayaan yang diberikan oleh Federasi Futsal Indonesia.
Langkah ini diambil setelah skuad utama sebelumnya sukses menjadi runner-up di Piala Asia Futsal 2026. Souto memilih melakukan rotasi besar demi memberi jam terbang kepada pemain pelapis sekaligus mempersiapkan regenerasi tim nasional.
Meski diperkuat pemain minim pengalaman, target yang dipasang cukup realistis menembus babak semifinal. Hasilnya pun tak mengecewakan.
Indonesia tampil impresif dengan menyapu bersih tiga laga fase grup dan memastikan tiket ke empat besar.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada federasi (FFI), karena mereka mempercayai kami, pekerja teknis," kata Souto kepada awak media.
"Ketika kami mengatakan, di turnamen ini, kami seharusnya berada bersama beberapa pemain, yang tidak akan masuk ke dalam panggung terakhir (Piala Asia Futsal)," jelasnya.
Performa apik tersebut semakin terasa spesial saat Indonesia menghadapi Timnas Futsal Australia. Dalam laga tersebut, Garuda menunjukkan mentalitas kuat dengan membalikkan keadaan di momen krusial.
Dua gol dari Andres Putra dan satu gol dramatis Muhammad Sanjaya di detik-detik akhir memastikan kemenangan 3-2.
"Bicara soal permainan, saya pikir, itu permainan yang sama, kami memiliki kesempatan, mereka memiliki kesempatan, secara keseluruhan, mereka memiliki, situasi di set-piece," jelasnya.
Baca Juga: Wasit Jadi Sorotan! Hector Souto Kritik Keras Kepemimpinan Wasit Laga AFF
"Mereka (Australia) berbahaya di set-piece, kita tahu beberapa dari mereka, bermain beberapa bulan, jadi, mereka memiliki tembakan yang sangat kuat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit