- Persita Tangerang kalah 0-1 dari Persib Bandung pada laga tandang pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026.
- Gol tunggal Persib Bandung dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-50 melalui skema bola mati.
- Pelatih Carlos Pena kecewa timnya tidak meraih poin karena merasa permainan mereka layak mendapatkannya.
Suara.com - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, kecewa timnya gagal meraih poin setelah kalah dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Pada laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Persita takluk 0-1 dari tuan rumah. Gol tunggal Persib dicetak Andrew Jung pada menit ke-50.
Carlos Pena menilai timnya layak membawa pulang setidaknya satu poin dari kandang Maung Bandung.
"Sangat disayangkan kami tidak bisa pulang dari sini setidaknya dengan satu poin. Karena menurut saya para pemain dan tim saya pantas mendapatkannya," ujar Carlos Pena dalam konferensi pers usai laga.
Menurut dia, Persita mampu mengimbangi permainan Persib meski tampil sebagai tim tamu.
"Kami datang ke sini untuk bermain dengan kepribadian dan karakter. Saya rasa tidak banyak tim yang datang ke sini dan bermain seperti cara kami bermain," katanya.
Ia juga menilai Persib kesulitan mencetak gol dari situasi open play. Satu-satunya gol tuan rumah lahir dari skema bola mati melalui tendangan sudut.
Carlos menyebut gol sundulan Andrew Jung yang memanfaatkan umpan sepak pojok Luciano Guaycochea seharusnya bisa diantisipasi lini pertahanan Persita.
"Kami kebobolan dari situasi bola mati yang tentu bisa kami antisipasi dengan lebih baik," ujarnya.
Baca Juga: Jaga Intensitas, Persib Bandung Pilih Latihan Malam Selama Ramadan
Persita sebenarnya sempat mencetak gol balasan melalui situasi serupa. Namun, wasit menganulir gol tersebut.
"Kami sempat mencetak gol dari bola mati, tetapi tidak disahkan," ucapnya.
Meski gagal meraih poin, Carlos tetap bersikap sportif dan menerima kekalahan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada Persib.
"Selamat untuk Persib. Sekarang kami harus bangkit untuk pertandingan berikutnya," tegasnya.
Carlos mengingatkan anak asuhnya agar tidak larut dalam kekecewaan karena persaingan di BRI Super League 2025/2026 masih panjang.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik