-
Gelandang FC Magdeburg Laurin Ulrich membuka peluang membela Timnas Indonesia di masa depan.
-
Pemain berdarah Surabaya ini tampil impresif di Jerman dengan mencatatkan 1.700 menit bermain.
-
Potensi naturalisasi Ulrich diprediksi akan memperketat persaingan posisi gelandang di skuad Garuda.
Ketertarikan federasi sepak bola Indonesia terhadap bakat Ulrich sebenarnya bukanlah sebuah rahasia baru lagi.
Sejak awal tahun 2025, komunikasi intensif kabarnya sudah mulai dibangun untuk merayu sang pemain bergabung.
Namun, pada saat itu Ulrich masih bersikap teguh untuk meniti karirnya bersama tim nasional kelompok umur Jerman.
“Saya tahu ada permintaan, tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya,” ujar Laurin, dikutip dari Podcast FC Magdeburg.
Meskipun demikian, harapan suporter Indonesia untuk melihatnya berseragam Garuda masih menyala dengan sangat terang benderang.
Secara mengejutkan, Ulrich memberikan pernyataan yang mengindikasikan bahwa hatinya belum sepenuhnya tertutup untuk tanah leluhurnya.
“Namun, saya tidak akan pernah bilang tidak. Jadi, saya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan,” tegasnya menambahkan.
Kalimat tersebut seolah menjadi angin segar bagi proyek naturalisasi yang sedang digalakkan oleh pelatih John Herdman.
Kehadiran pemain dengan jam terbang tinggi di Eropa seperti Ulrich diprediksi akan meningkatkan level kompetisi internal.
Baca Juga: Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
Jika ia resmi bergabung, lini tengah Timnas Indonesia tentu akan memiliki kedalaman skuad yang sangat mengerikan.
Selama ini, figur Thom Haye dianggap sebagai sosok tak tergantikan dalam menjaga irama permainan tim nasional.
Namun dengan usia yang jauh lebih muda, Ulrich bisa menjadi suksesor sekaligus pesaing berat bagi para seniornya.
Intensitas tinggi yang ia serap dari kompetisi Jerman akan menjadi modal berharga untuk bertarung di level internasional.
Persaingan sehat di sektor tengah ini tentu akan memberikan keuntungan besar bagi kualitas teknis tim secara keseluruhan.
Hadirnya pemain berkarakter pemimpin seperti mantan kapten tim junior Jerman ini akan menambah mentalitas juara skuad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?