-
Malut United menargetkan poin penuh saat melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Kie Raha.
-
Pelatih Hendri Susilo menegaskan kesiapan tim meski kehilangan dua pilar utama di lini pertahanan.
-
Laskar Kie Raha berambisi meraih kemenangan perdana setelah tiga laga sebelumnya belum pernah menang.
Gelandang kreatif Tyronne del Pino juga menunjukkan performa impresif dengan kontribusi lima gol bagi timnya.
Barisan pemain lokal seperti Yakob Sayuri dan Frets Butuan tetap menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan lawan.
Kecepatan sisi sayap diprediksi akan menjadi senjata utama untuk menekan pertahanan tim Macan Kemayoran sejak awal.
Efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci utama yang terus diasah oleh tim pelatih dalam sesi latihan.
Di sisi lain, Persija Jakarta datang dengan rekam jejak yang cukup mentereng dalam lima laga terakhirnya.
Skuad arahan Mauricio Souza ini berhasil menyapu bersih empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir yang dijalani.
Persija juga menyandang status sebagai tim dengan rekor kemenangan tandang terbanyak sepanjang musim kompetisi ini bergulir.
Macan Kemayoran tercatat telah memenangkan tujuh laga saat bermain di luar kandang mereka sendiri selama ini.
Statistik menunjukkan bahwa Persija sangat berbahaya di babak kedua, terutama pada 15 menit terakhir waktu normal.
Baca Juga: Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi
Kewaspadaan tinggi harus diterapkan karena Malut United kerap kebobolan tujuh gol pada menit-menit akhir pertandingan tersebut.
Kondisi tuan rumah sedikit pincang karena absennya dua bek sentral akibat hukuman akumulasi kartu kuning sebelumnya.
Safrudin Tahar dan Nilson Junior dipastikan tidak bisa merumput untuk mengawal area pertahanan Laskar Kie Raha besok.
Namun, tim pelatih sudah meracik formula alternatif untuk menutupi celah yang ditinggalkan oleh kedua pemain inti.
Mentalitas kolektif diharapkan mampu menutupi kekurangan individu di lini belakang saat menghadapi gempuran lawan nantinya.
Hendri Susilo percaya bahwa pemain pengganti memiliki kualitas yang setara untuk menjaga kedalaman skuad di lapangan hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?