- FIFA Series 2026 menjadi debut John Herdman sekaligus ujian Timnas Indonesia melawan tiga negara konfederasi berbeda.
- Laga perdana Indonesia menghadapi St Kitts and Nevis, dengan potensi melawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon selanjutnya.
- Pemain kunci lawan meliputi Tyreece Simpson (St Kitts), Ilia Gruev (Bulgaria), dan Raphael Lea'i (Kepulauan Solomon).
Suara.com - Ajang FIFA Series 2026 akan menjadi panggung debut bagi pelatih John Herdman, sekaligus ujian perdana bagi kekuatan Timnas Indonesia di era baru.
Tiga negara dari tiga konfederasi berbeda akan datang ke Jakarta, dan masing-masing membawa pemain bintang yang wajib diwaspadai oleh Skuad Garuda.
Laga pertama Timnas Indonesia adalah melawan St Kitts and Nevis. Jika berhasil menang, Indonesia berpotensi menghadapi pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Siapa saja pemain kunci dari ketiga tim lawan tersebut.
1. Tyreece Simpson (St Kitts and Nevis)
Lawan perdana Indonesia, St Kitts and Nevis, memiliki penyerang yang ditempa di sistem sepak bola Inggris.
Adalah Tyreece Simpson, jebolan akademi Ipswich Town yang kini berseragam Stevenage.
Meski baru memiliki dua caps internasional, ia langsung menunjukkan ketajamannya dengan sumbangan satu gol.
Pengalamannya berkompetisi di Inggris, dengan catatan 21 gol dari 139 penampilan di level klub, menjadikannya ancaman utama yang harus diredam lini pertahanan Skuad Garuda.
2. Ilia Gruev (Bulgaria)
Jika berhasil melaju ke final, Indonesia berpotensi besar menghadapi Bulgaria.
Tim asal Eropa Timur ini memiliki gelandang jangkar tangguh yang kini merumput di Premier League, Ilia Gruev.
Bermain untuk Leeds United, pemain berusia 26 tahun ini telah menjadi bagian penting tim dengan 18 penampilan musim ini.
Di level tim nasional, ia merupakan pilar tak tergantikan dengan koleksi 27 caps sejak debut pada 2022.
Kemampuannya dalam mengontrol lini tengah akan menjadi ujian sesungguhnya bagi para gelandang Indonesia.
3. Raphael Lea'i (Kepulauan Solomon)
Jangan remehkan Kepulauan Solomon. Mereka memiliki seorang mesin gol tajam dalam diri Raphael Lea'i.
Di usianya yang baru 22 tahun, penyerang berpostur 170 cm ini sudah menjadi pemain tersubur sepanjang masa negaranya dengan torehan fantastis 12 gol dari 24 pertandingan.
Tag
Berita Terkait
-
Jay Idzes Lapar Kemenangan Bersama Sassuolo
-
Pemain di Belanda Ini Bisa Langsung Debut untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
-
PSV Eindhoven Jadi Klub Paling Cocok untuk Mees Hilgers Musim Depan
-
Erick Thohir Waspadai Kekuatan Tersembunyi St Kitts and Nevis
-
St. Kitts and Nevis Disebut Bisa Bikin Timnas Indonesia Naik Level
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?