-
Lima pemain Timnas Indonesia sukses meningkatkan karier di liga top Eropa musim 2025/2026.
-
Maarten Paes memulai debut di Ajax sementara Jay Idzes tampil reguler di Serie A.
-
Jam terbang tinggi di Eropa diharapkan mampu mendongkrak performa Timnas Indonesia secara signifikan.
Musim ini Idzes telah mencatatkan 24 kali penampilan dengan total durasi bermain mencapai 2.250 menit di lapangan.
Catatan ini menegaskan bahwa dirinya adalah salah satu bek paling konsisten di liga yang sangat mengandalkan taktik.
Kiprah Calvin Verdonk di Liga Perancis
Peningkatan kualitas yang signifikan juga ditunjukkan oleh bek kiri tangguh Timnas Indonesia, yakni Calvin Verdonk.
Verdonk kini tercatat sebagai bagian dari skuat LOSC Lille yang bertarung di kompetisi ketat Ligue 1 Perancis.
Sejak resmi bergabung pada September 2025 lalu, kontribusi pemain bertahan ini sangat terasa bagi tim barunya tersebut.
Ia sudah terlibat dalam 21 pertandingan dengan akumulasi waktu bermain sebanyak 1.265 menit di berbagai ajang resmi.
Karier Verdonk semakin mentereng karena ia juga merasakan atmosfer persaingan di kompetisi kasta kedua Eropa, UEFA Europa League.
Kevin Diks Menembus Ketatnya Bundesliga Jerman
Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
Petualangan baru yang tidak kalah mentereng dijalani oleh Kevin Diks yang kini merumput di Jerman.
Setelah sukses bersama FC Copenhagen, Diks memutuskan untuk menerima pinangan klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach, pada Juli 2025.
Kemampuannya beradaptasi dengan cepat membuatnya langsung mendapatkan kepercayaan penuh untuk mengisi posisi reguler di tim inti.
Tercatat ia telah turun dalam 23 pertandingan dengan total menit bermain sebanyak 1.905 sepanjang musim kompetisi ini.
Eksistensinya di Bundesliga menunjukkan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing secara fisik dan teknik di liga top dunia.
Emil Audero dan Harapan Besar Skuad Garuda
Melengkapi daftar lima pemain hebat tersebut, terdapat nama Emil Audero yang sedang menjalani masa peminjaman.
Audero kini dipercaya untuk mengawal gawang US Cremonese yang juga berkompetisi di kasta tertinggi Liga Italia.
Sepanjang musim ini, ia telah mencatatkan 22 penampilan dengan total durasi berada di lapangan sebanyak 1.980 menit.
Status kontraknya masih dimiliki oleh Como 1907 hingga 2028, namun ia akan membela Cremonese sampai Juni 2026.
Kehadiran para pemain di liga top Eropa ini menjadi sinyal yang sangat positif bagi masa depan Timnas Indonesia.
Pengalaman berharga di level dunia diharapkan mampu meningkatkan mentalitas bertanding tim nasional di ajang internasional mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi