Bola / Bola Dunia
Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:58 WIB
Calvin Verdonk (IG Lille)
Baca 10 detik
  • Lille lolos ke 16 besar Liga Europa setelah menang agregat 2-1 atas Red Star.

  • Calvin Verdonk tampil sebagai pemain pengganti dalam laga krusial Lille di Serbia kemarin.

  • Nottingham Forest, Stuttgart, dan Panathinaikos juga memastikan tempat di fase gugur selanjutnya.

Lille kini sudah harus bersiap menghadapi lawan yang jauh lebih tangguh pada fase gugur berikutnya nanti.

Berdasarkan hasil undian, mereka akan bertemu dengan tim-tim penghuni posisi puncak di fase grup sebelumnya.

Lawan potensial yang akan dihadapi Verdonk dan kawan-kawan adalah raksasa Inggris Aston Villa atau wakil Prancis Lyon.

Kekuatan lini pertahanan yang digalang Verdonk akan diuji habis-habisan oleh barisan penyerang kelas dunia dari kedua tim tersebut.

Antusiasme fans Indonesia tentu akan meningkat melihat penggawa Garuda bertarung di level setinggi ini pada musim depan.

Nasib baik juga menyelimuti Nottingham Forest meskipun mereka harus menderita kekalahan pada laga leg kedua kemarin malam.

Wakil Premier League ini harus mengakui keunggulan Fenerbahce dengan skor tipis 1-2 saat bermain di City Ground.

Namun hasil negatif tersebut tidak menghalangi langkah mereka karena Forest unggul agregat telak dengan skor total 4-2.

Keunggulan tiga gol pada pertemuan pertama menjadi modal yang sangat berharga bagi tim asuhan Nuno Espirito Santo.

Baca Juga: Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis

Callum Hudson-Odoi menjadi pahlawan yang memperkecil skor sehingga posisi Forest tetap aman dari ancaman eliminasi di kandang.

Klub asal Jerman, Stuttgart, mengalami nasib yang hampir serupa dengan Nottingham Forest saat melakoni laga tandang mereka.

Mereka harus menerima kekalahan 0-1 dari Celtic, namun tetap berhak melaju berkat kemenangan besar di leg pertama.

Agregat akhir 4-2 memastikan Stuttgart menjadi salah satu wakil Bundesliga yang tetap bertahan di kompetisi kasta kedua ini.

Sementara itu, ketegangan luar biasa terjadi di Doosan Arena saat Panathinaikos harus berjuang hingga titik darah penghabisan.

Skuad asuhan Rafael Benitez menjadi satu-satunya kontestan yang lolos melalui drama adu penalti yang sangat menguras emosi.

Load More