-
Ragnar Oratmangoen menceritakan perjalanannya menjadi mualaf sejak usia 15 tahun di Belanda.
-
Pemain naturalisasi ini sangat mengagumi keindahan suara adzan yang terdengar saat sesi latihan.
-
Ragnar menerapkan prinsip senyum adalah sunnah sebagai bentuk sedekah termudah kepada sesama.
Baginya, Islam memberikan panduan hidup yang sangat berharga dalam menghadapi berbagai tantangan baik di dalam maupun luar lapangan.
Pelajaran mengenai Tuhan yang ia dapatkan dari teman-temannya telah menyentuh sisi emosional yang paling dalam di hatinya.
"Teman-teman saya ketika itu membawa saya ke masjid. Mereka mengajari saya tentang Tuhan dan agama, dan bagaimana agama bisa membantu kehidupan kita, Itu menyentuh hati saya dan membuat saya memutuskan untuk menjadi seorang Muslim,” ungkapnya.
Perjalanan iman yang panjang ini juga membawa Ragnar pada kekaguman terhadap hal-hal kecil dalam praktik keagamaan sehari-hari.
Salah satu momen yang paling ia nantikan adalah ketika suara panggilan shalat atau adzan mulai berkumandang di telinganya.
Ragnar mengaku memiliki perasaan spesial setiap kali mendengar lantunan adzan yang memanggil umat untuk bersujud kepada Sang Pencipta.
Pengalaman menarik ia rasakan ketika jadwal latihan timnas bertepatan dengan waktu shalat di wilayah sekitar tempat ia berada.
Suasana religius di Indonesia membuatnya merasa lebih nyaman dan terhubung dengan komunitas yang memiliki keyakinan yang sama.
Kehadiran Ragnar di tim nasional tidak hanya memberikan kontribusi teknis, tetapi juga warna spiritual yang sangat positif bagi tim.
Baca Juga: 4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
Selain ketaatannya dalam beribadah, pemain yang akrab disapa Wak Haji ini populer karena kepribadiannya yang sangat ramah.
Ia hampir selalu terlihat menebar senyum kepada siapa saja, baik kepada rekan setim, awak media, maupun para penggemarnya.
Sikap rendah hati ini ternyata bukan sekadar keramahan biasa, melainkan sebuah bentuk pengamalan ajaran Rasulullah SAW.
Dalam prinsip Islam, memberikan senyuman kepada orang lain memang dianggap sebagai salah satu bentuk sedekah yang paling sederhana.
Hal ini menjadi ibadah yang sangat mudah dilakukan namun memiliki dampak sosial yang sangat besar bagi hubungan antarmanusia.
Senyum yang tulus dipercaya mampu mempererat tali silaturahmi serta menciptakan energi positif di lingkungan sekitar tempat kita berada.
Ragnar memahami bahwa senyuman adalah jenis kebaikan yang bisa dilakukan oleh siapa pun tanpa harus mengeluarkan biaya materiil.
Tindakan kecil ini diyakini mampu menjadi amalan yang dapat memberatkan timbangan pahala seseorang di hari perhitungan kelak.
Kisah Ragnar Oratmangoen memberikan inspirasi bahwa profesionalisme di dunia olahraga dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai spiritualitas yang kuat.
Ketulusannya dalam menjalankan keyakinan dan keramahannya membuat ia menjadi sosok idola baru yang dicintai oleh rakyat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions