-
Kevin Diks mencetak gol penalti penentu kemenangan Borussia Monchengladbach melawan Union Berlin pekan ini.
-
Kemenangan tipis tersebut memutus tren negatif tujuh laga tanpa kemenangan bagi skuad Die Fohlen.
-
Monchengladbach kini naik ke posisi dua belas klasemen dan menjauh dari zona degradasi Bundesliga.
Suara.com - Momen bersejarah baru saja diukir oleh bek andalan Timnas Indonesia Kevin Diks pada lanjutan kompetisi kasta tertinggi Jerman.
Pemain bertahan ini berhasil memastikan kemenangan tipis Borussia Monchengladbach saat menjamu Union Berlin di hadapan pendukung sendiri.
Laga ketat pekan ke-24 Bundesliga musim 2025/2026 tersebut digelar di Borussia Park pada Minggu dini hari WIB.
Hasil positif ini menjadi angin segar bagi publik tuan rumah yang sudah lama merindukan raihan poin penuh.
Kehadiran Kevin Diks sejak menit awal terbukti memberikan dampak signifikan bagi soliditas pertahanan sekaligus ketajaman tim asuhan Eugen Polanski.
Diks dipercaya turun sebagai starter untuk mengisi posisi bek kiri dalam formasi tiga bek sejajar.
Ia bahu-membahu menjaga kedalaman lini belakang bersama rekan setimnya Philipp Sander dan bek berpengalaman Nico Elvedi.
Pertandingan ini memikul beban berat karena menjadi misi utama untuk mengakhiri periode kelam klub belakangan ini.
Statistik mencatat bahwa dalam tujuh laga beruntun sebelumnya Monchengladbach gagal meraih satu pun kemenangan di liga.
Baca Juga: Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
Eugen Polanski menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil menyerang demi memutus rantai hasil negatif yang terus menghantui.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan skuad berjuluk Die Fohlen langsung mengambil inisiatif serangan ke jantung pertahanan lawan.
Namun strategi agresif tersebut tidak langsung membuahkan hasil karena rapatnya barisan belakang tim tamu Union Berlin.
Upaya yang dibangun oleh lini tengah Monchengladbach berulang kali patah sebelum memasuki area kotak penalti yang berbahaya.
Union Berlin sendiri tidak tinggal diam dan sempat memberikan ancaman balik melalui skema transisi yang cukup merepotkan.
Kedua tim terlihat sama kuat karena peluang yang tercipta selalu bisa dimentahkan oleh aksi gemilang para penjaga gawang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions