- Hasil imbang 0-0 kontra PEC Zwolle memperburuk krisis performa Ajax yang hanya meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir.
- Jurnalis Valentijn Driessen mengkritik tajam manajemen dan pemain Ajax atas minimnya kreativitas serta hasil buruk yang terjadi.
- Driessen menyoroti kebijakan transfer serta peran pelatih Fred Grim sebagai penyebab utama penurunan performa tim saat ini.
Suara.com - Krisis performa Ajax kian menjadi sorotan. Hasil imbang 0-0 kontra PEC Zwolle memicu kritik tajam terhadap manajemen dan tim pelatih, terutama kepada direktur teknik Jordi Cruyff.
Sejak penunjukan Cruyff, Ajax baru meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Situasi ini memantik komentar pedas dari jurnalis senior Belanda, Valentijn Driessen.
Dalam kolomnya di De Telegraaf, Driessen menyebut penampilan Ajax sebagai kegagalan. Ia menyoroti minimnya kreativitas dan motivasi pemain saat menghadapi PEC.
“Ajax hanya menang satu kali dari enam laga terakhir. Permainan mereka tak menunjukkan arah yang jelas,” tulisnya seperti dikutip dari Voetbalzone.
Tak hanya Cruyff, Driessen dalam kolomnya itu juga menjadi sasaran kritik, termasuk kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes yang dinilai ceroboh dalam membangun serangan dari belakang.
Lini tengah hingga depan, yang diisi nama-nama seperti Davy Klaassen dan Wout Weghors juga dianggap gagal memberi dampak signifikan.
Tak hanya pemain lama, kebijakan transfer musim dingin juga disorot. Driessen mempertanyakan minimnya menit bermain bagi rekrutan mahal asal Argentina, Maher Carrizo.
Selain itu, ia juga menyinggung status Takehiro Tomiyasu yang dianggap lebih seperti proyek pemulihan ketimbang tambahan kekuatan instan bagi tim utama.
Kritik tersebut mengarah pada struktur teknis klub, termasuk peran pelatih yang saat ini dipimpin oleh Fred Grim.
Baca Juga: Prediksi Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026
Menurut Driessen, penurunan performa Ajax terjadi sejak Grim menjadi figur teknis utama di tim. Ia bahkan menyebut Cruyff bermain api dengan tetap mempertahankan situasi saat ini.
“Di bawah Fred Grim, Ajax bermain makin menyedihkan setiap pekannya,” tulis Driessen.
Ia memperingatkan bahwa kegagalan berbenah bisa berdampak serius pada peluang Ajax lolos ke Liga Champions musim depan.
Ajax akan menghadapi rangkaian laga krusial melawan FC Groningen, Sparta, Feyenoord, dan FC Twente.
Hasil di pertandingan-pertandingan tersebut akan sangat menentukan posisi mereka di klasemen Eredivisie.
Driessen menilai ini adalah momen krusial bagi Cruyff untuk mengambil keputusan tegas.
Berita Terkait
-
Prediksi Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026
-
Statistik Melejit 3 Kali Lipat, Ezra Walian Disebut Layak Comeback ke Timnas Indonesia
-
Striker Keturunan Indonesia Makin Ganas di Eropa, PSSI Harus Segera Angkut 4 Mesin Gol Ini
-
Cara Beli Tiket FIFA Series 2026, Resmi Dijual Hari Ini Lewat Livin Mandiri dan Situs Resmi Garuda
-
Skenario Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Jika Mundur, Timnas Indonesia Masuk?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
-
Aksi Dingin Kevin Diks Eksekusi Penalti Akhiri Tren Buruk Gladbach di Bundesliga
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
-
Media Israel Ikut 'Panaskan' Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Prediksi Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026
-
Ekspresi Malu Cristiano Ronaldo Usai Rekor Buruk Lima Tahun Kembali Terulang
-
Statistik Melejit 3 Kali Lipat, Ezra Walian Disebut Layak Comeback ke Timnas Indonesia
-
Iran Absen di Piala Dunia 2026? Ini Daftar Negara yang Mundur karena Alasan Politik
-
Striker Keturunan Indonesia Makin Ganas di Eropa, PSSI Harus Segera Angkut 4 Mesin Gol Ini