- Atletico Madrid menghadapi Barcelona di Camp Nou pada 3 Maret 2026 dengan keunggulan agregat 4-0 di Copa del Rey.
- Gelandang kunci Pablo Barrios dipastikan absen karena cedera hamstring, memaksa pelatih Simeone melakukan penyesuaian taktis.
- Simeone menegaskan fokus tim tetap terjaga meski unggul, sambil merencanakan strategi meredam pengaruh Lamine Yamal.
Suara.com - Atletico Madrid mendapat kabar kurang baik jelang leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Barcelona.
Gelandang kunci, Pablo Barrios, dipastikan absen melawan Barcelona.
Namun pelatih Diego Simeone menegaskan timnya tetap berada dalam posisi fantastis menghadapi fase krusial musim ini.
Atletico Madrid akan bertandang ke markas Barcelona di Camp Nou, Selasa (3/3/2026) pukul 21.00 waktu setempat, dengan keunggulan agregat 4-0 dari leg pertama.
Kehilangan Pablo Barrios menjadi satu-satunya kabar negatif bagi Atletico Madrid jelang laga kontra Barcelona.
Gelandang timnas Spanyol itu belum kembali berlatih setelah mengalami cedera hamstring.
Absennya Barrios memaksa Simeone melakukan penyesuaian di lini tengah.
Meski demikian, Atletico Madrid masih memiliki opsi lain, termasuk kemungkinan kembalinya Nicolas Gonzalez yang sebelumnya juga sempat menepi.
Situasi ini tidak mengubah pendekatan Simeone. Ia menegaskan persiapan tim tetap berjalan seperti biasa.
Baca Juga: 24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
“Kami mendekati pertandingan seperti yang selalu kami lakukan melawan lawan mana pun: kami tahu kekuatan mereka, dan kami bisa memainkan laga seperti yang kami butuhkan. Tidak banyak yang perlu ditambahkan.” ujarnya dilansir dari Football Espana.
“Seperti di setiap pertandingan, kami membicarakan bagaimana laga akan berjalan dan bagaimana membawa pertandingan ke arah yang kami inginkan.”
Pada leg pertama, Atletico Madrid sukses membungkam lini serang Barcelona. Salah satu sorotan adalah keberhasilan meredam bintang muda Lamine Yamal.
Namun Yamal baru saja mencetak hat-trick ke gawang Villarreal akhir pekan lalu. Simeone pun mengakui kualitas pemain remaja tersebut.
“Dia pemain yang sangat bagus, seorang pengubah permainan, terutama di sepertiga akhir lapangan.”
Simeone bahkan mengungkap pendekatan taktis untuk membatasi pengaruh Yamal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Profil Stadion Arrowhead: Markas NFL Paling Berisik yang Siap Sambut Argentina di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Skuad Inggris di Piala Dunia 2026: Opta Bongkar Alasan Logis Keputusan Thomas Tuchel
-
Tak Lolos Liga Champions, Chelsea Terancam Kehilangan Cole Palmer
-
Sembuh dari Cedera, 2 Bintang PSG Kembali Berlatih Jelang Final Liga Champions Lawan Arsenal
-
Persiapan Piala AFF 2026: TC Timnas Indonesia Resmi Digelar di Jakarta
-
Kata-kata Nathan Tjoe-A-On yang Sukses Bantu Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Paul Munster Tegaskan Tetap Tangani Bhayangkara FC Musim Depan
-
AS Roma Resmi Perpanjang Kontrak Mario Hermoso dan Permanenkan Donyell Malen
-
Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi
-
Daftar Pemain Maroko di Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi dan Brahim Diaz Jadi Tumpuan