-
Jay Idzes sukses membawa Sassuolo mengalahkan Atalanta 2-1 di kompetisi Serie A Italia.
-
Indonesia bersiap menjamu tiga negara dalam turnamen FIFA Series 2026 di Jakarta Maret.
-
Performa solid Jay Idzes di Eropa menjadi modal penting bagi pertahanan Timnas Indonesia.
Aksi heroik sang kapten Timnas Indonesia ini menuai banyak apresiasi positif dari berbagai kalangan pengamat sepak bola.
Salah satu pujian datang dari Ronny Pangemanan yang secara khusus menyoroti kontribusi besar pemain bernomor punggung tersebut.
"Dia membuktikan pada pertandingan kemarin di kandang sendiri di Stadion Mapei. Jay dan kawan-kawan menang atas Atalanta 2-1," kata Ronny Pangemanan di kanal YouTube pribadinya.
Kemenangan ini dinilai sangat istimewa mengingat profil lawan yang dihadapi bukanlah tim sembarangan di liga domestik.
Atalanta dikenal sebagai salah satu kekuatan besar di Serie A yang juga menjadi representasi tunggal Italia di Liga Champions.
Keberhasilan menumbangkan tim yang akan menghadapi Bayern Munchen di kompetisi Eropa tersebut menjadi catatan impresif bagi Sassuolo.
"Atalanta ini tim yang kuat di Serie A dan mereka menjadi satu-satunya wakil Italia di kanca Liga Champions," kata Bung Ropan.
Tambahan tiga poin ini membuat posisi klub Jay Idzes melonjak ke urutan kedelapan pada tabel klasemen sementara.
Situasi ini memberikan rasa nyaman bagi sang pemain karena ancaman turun kasta ke Serie B kini semakin menjauh.
Baca Juga: Secara Matematis Timnas Indonesia Bisa Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, tapi...
Bung Ropan meyakini bahwa dengan sisa pertandingan musim ini, Sassuolo sudah berada dalam zona yang sangat aman.
Selisih 14 angka dari zona merah menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Fabio Grosso untuk tampil tanpa beban.
Dalam laga terakhir, Jay Idzes dipercaya mengisi formasi empat bek sejajar berduet dengan Tarik Muharemovic.
"Hebatnya Sassuolo, sejak menit ke-16 mereka sudah bermain dengan 10 pemain. Kalah jumlah pemain melawan tim yang kuat," ujar Ropan.
Ketangguhan mental yang ditunjukkan Jay di Italia diharapkan bisa tertular ke rekan-rekannya di Timnas saat berlaga di Jakarta.
Kehadirannya di lini belakang akan menjadi jaminan keamanan bagi gawang Indonesia saat menghadapi lawan-lawan internasional nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Cerita Pemain Keturunan Bikin Cristiano Ronaldo Naik Pitam Gegara Hal Sepele
-
Prediksi Timnas Indonesia Bakal Main di Stadion Mana di Piala Asia 2027
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo
-
Usai Lawan Persebaya, Umuh Muchtar Minta Big Match BRI Super League Dipimpin Wasit Asing
-
Donald Trump Tak Peduli Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Dulu Andalan Shin Tae-yong, Nasib 3 Pemain Timnas Indonesia Ini Menyedihkan Jelang FIFA Series 2026
-
Persija Kehilangan 4 Pemain Hadapi Dewa United, Mauricio Souza Dibuat Pusing
-
Manchester City vs Real Madrid Memanas! Duel Liga Champions Diselimuti Perang Transfer 2026
-
Emil Audero Catat 99 Saves Terbanyak, Jay Idzes Masuk Jajaran Bek Elit Liga Italia
-
Alasan Mathew Baker Tak Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 Terungkap