Bola / Bola Indonesia
Kamis, 05 Maret 2026 | 09:07 WIB
Dion Markx (Antara)
Baca 10 detik
  • John Herdman menghadapi krisis pemain akibat sanksi dan cedera menjelang debutnya di FIFA Series.

  • Lima nama potensial mulai dari Teja Paku Alam hingga David da Silva berpeluang dipanggil.

  • Absensi pilar utama menjadi kesempatan emas bagi regenerasi wajah baru di tubuh Timnas Indonesia.

Catatan tersebut bahkan melampaui rekor sejarah klub yang sebelumnya dipegang oleh Deden Natshir sejak tahun 2007 silam.

Meskipun harus bersaing dengan nama besar seperti Emil Audero, kualitas Teja dianggap sangat layak untuk masuk skema.

Selain sektor penjaga gawang, nama Dion Markx juga mulai hangat diperbincangkan untuk mengisi kekosongan di barisan pertahanan.

Pemain yang baru saja merapat ke Persib pada awal tahun 2026 ini memiliki potensi besar untuk dipromosikan.

Ia sempat mencicipi atmosfer kompetisi Asia saat masuk dalam daftar susunan pemain di ajang ACL 2 kemarin.

Keberadaannya di kompetisi domestik tentu memudahkan staf kepelatihan Timnas Indonesia untuk memantau perkembangannya secara langsung.

Dion Markx diprediksi bisa menjadi elemen kejutan di lini belakang saat beberapa bek utama harus absen bermain.

Krisis di sektor bek sayap kiri juga membuka jalan lebar bagi pemain muda berbakat, Tim Geypens.

Pemain yang merumput di Belanda bersama FC Emmen ini tampil sangat reguler dengan total 23 penampilan musim ini.

Baca Juga: Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga

Catatan dua gol serta satu assist membuktikan bahwa ia adalah bek sayap yang sangat aktif membantu penyerangan.

Meskipun sudah resmi dinaturalisasi sejak setahun lalu, Tim Geypens memang belum sempat mengenyam menit bermain di tim senior.

Ajang FIFA Series 2026 dipandang sebagai waktu yang paling tepat bagi dirinya untuk melapisi peran Calvin Verdonk.

Beralih ke sektor ujung tombak, ketajaman David da Silva bersama klub Malut United kembali menjadi sorotan publik.

Striker haus gol tersebut telah mengoleksi 13 gol dan kini bersaing ketat di puncak daftar pencetak gol terbanyak.

Dua gol yang ia sarangkan ke gawang Madura United baru-baru ini mempertegas insting predatornya di kotak penalti.

Jika seluruh administrasi naturalisasinya segera tuntas, David bisa menjadi jawaban atas tumpulnya lini depan Timnas Indonesia belakangan ini.

Selain David, nama lama yang sedang naik daun kembali adalah penyerang serba bisa milik Persik Kediri, Ezra Walian.

Ezra menunjukkan transformasi permainan yang sangat mengesankan setelah cukup lama absen membela panji Merah Putih.

Bersama tim Macan Putih, ia telah mengemas 6 gol dan memberikan 9 assist dalam total 18 pertandingan terakhirnya.

Statistik tersebut menasbihkan dirinya sebagai salah satu kreator serangan paling efektif di kasta tertinggi sepak bola tanah air.

Pengalaman berharga saat menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam menjadi modal besar bagi Ezra untuk kembali bersaing.

Kematangan bermainnya di liga lokal saat ini diharapkan mampu memberikan dimensi baru bagi pola penyerangan John Herdman.

Meskipun badai absensi pemain menjadi ujian yang menyesakkan bagi sang pelatih baru, namun ada sisi positif di dalamnya.

Situasi darurat ini justru bisa dimanfaatkan sebagai momentum regenerasi besar-besaran di tubuh skuad Garuda saat ini.

Publik kini menanti bagaimana racikan John Herdman dalam mengoptimalkan tenaga-tenaga baru yang sedang lapar akan pembuktian diri.

Load More