Bola / Liga Italia
Senin, 09 Maret 2026 | 10:02 WIB
Cremonese tengah mengalami penurunan performa drastis di Serie A. [@USCremonese]
Baca 10 detik
  • Kekalahan terbaru dari Lecce mendorong Cremonese ke zona degradasi Serie A dengan 24 poin.
  • Performa buruk ini ditandai 14 laga tanpa kemenangan sejak Desember, disebabkan mandeknya lini depan dan pertahanan rapuh.
  • Masa depan pelatih Davide Nicola dipertanyakan dan manajemen klub disebut akan segera mengevaluasi pengganti potensial.

Suara.com - Cremonese tengah mengalami penurunan performa drastis di Serie A. Kekalahan terbaru dari Lecce membuat Emil Audero Cs kini terperosok ke zona degradasi dan memicu spekulasi mengenai masa depan pelatih Davide Nicola.

Tim asal Lombardy itu kini berada di posisi ketiga dari bawah dengan 24 poin, hanya terpaut satu angka dari Fiorentina yang berada tepat di atas zona merah.

Situasi ini membuat sisa musim menjadi sangat krusial bagi perjuangan mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Kekalahan di kandang Lecce memperpanjang rekor buruk Cremonese menjadi 14 pertandingan tanpa kemenangan di Serie A.

Sejak menang pada 7 Desember lalu, juga melawan Lecce, Cremonese hanya meraih empat poin dari empat hasil imbang dan menelan 11 kekalahan.

Rentetan hasil negatif tersebut membuat posisi mereka merosot tajam.

Padahal sebelumnya Emil Audero Cs sempat berada di posisi yang relatif aman di klasemen.

Kini mereka justru terancam kembali ke Serie B hanya beberapa bulan setelah promosi melalui babak play-off.

Salah satu penyebab utama keterpurukan Cremonese adalah mandeknya produktivitas lini depan. Sejak Desember, tim ini hanya mampu mencetak empat gol di liga.

Baca Juga: Kontrak Habis di Akhir Musim Ini, Luciano Spalletti Pede Akan Terus Latih Juventus

Penyerang Federico Bonazzoli, yang menjadi top skor tim dengan enam gol, baru kembali mencetak gol setelah tiga bulan tanpa gol.

Sementara Jamie Vardy yang sudah mengoleksi lima gol terakhir kali mencetak gol pada 8 Januari.

Masalah tidak hanya terjadi di lini depan. Pertahanan Cremonese juga rapuh dengan gawang Emil Audero telah 23 gol kebobolan dalam 11 pertandingan, dan hanya tiga kali mencatatkan clean sheet sepanjang periode tersebut.

Situasi ini membuat posisi pelatih Davide Nicola mulai dipertanyakan. Meski masih terikat kontrak dua tahun sejak musim panas lalu, manajemen klub disebut akan melakukan evaluasi serius.

Untuk saat ini, pihak klub belum memberikan sinyal jelas terkait masa depan sang pelatih.

Direktur olahraga Simone Giacchetta bahkan memilih menyoroti keputusan wasit dalam laga melawan Lecce dibanding membahas performa tim.

Load More