Bola / Bola Indonesia
Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47 WIB
Maarten Paes (kiri) saat melakoni laga debut bersama Ajax Amsterdam (dok. ajax.nl)
Baca 10 detik
  • Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mengkritik internal Ajax yang dinilai tak solid sebagai tim usai kalah 1-3 dari FC Groningen.
  • Legenda Belanda Rafael van der Vaart merespons keras, menyebut Paes tak pantas berkomentar karena statusnya sebagai pemain baru.
  • Henk ten Cate mendukung van der Vaart, menilai komentar Paes tidak etis di tengah situasi klub dan pelatih yang sedang tertekan.

Suara.com - Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mendapat kritik pedas dari Legenda Belanda Rafael van der Vaart yang menyuruhnya pulang ke Amerika.

Ucapan menohok tersebut merupakan buntut dari komentar sang kiper yang mengkritik internal klub barunya yakni Ajax Amsterdam.

Pernyataan kontroversial Maarten Paes itu terlontar sesaat setelah Ajax menelan kekalahan menyakitkan 1-3 dari FC Groningen di kompetisi domestik.

"Setelah kedudukan 2-1, kami tidak menunjukkan apa pun bahwa kami adalah sebuah tim. Itu menyakitkan," kata Paes dikutip dari Voetbal Primeur.

"Saya melihat diri saya terlebih dahulu. Saya bukan orang yang suka menunjuk jari; saya seorang pria dewasa, jadi saya mengambil tanggung jawab itu. Tapi saya pikir Anda semua melihat bahwa kami pada akhirnya saling mengecewakan.”

Komentar terbuka inilah yang kemudian memicu reaksi keras dari para pengamat sepak bola dalam siaran Rondo di Ziggo Sport.

"Saya akan mengirim kiper itu langsung kembali ke, dari mana dia berasal, Amerika?" kata Van der Vaart.

"Dia baru saja bergabung dengan tim dan dia harus membuktikan segalanya. Dia kemudian mengatakan mereka bukan sebuah tim, yang menurut saya sangat mudah.”

“Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan mengumpat semua orang. Saya sama sekali tidak bisa memahaminya.”

Baca Juga: Daftar Aneh Kiper Terbaik Dunia Versi Edwin van der Sar: Andre Onana Masuk, Ada Nama Maarten Paes?

Pandangan serupa juga diamini oleh pengamat lainnya yang hadir di meja diskusi tersebut yakni Henk ten Cate.

"Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa Anda katakan begitu cepat setelah pertandingan," jelas Van der Vaart.

"Terutama bukan saat pelatih berada di bawah tekanan, saat keadaan tidak berjalan baik, dan Anda baru saja memulai. Itu sama sekali tidak mungkin.”

Kritik dari sang penjaga gawang memang terbilang berani mengingat ia baru satu bulan resmi berseragam klub raksasa Belanda tersebut.

Sejak kedatangannya, Ajax tercatat baru mampu meraih satu kemenangan dan Paes bahkan belum pernah merasakan tiga poin saat mengawal gawang timnya.

Kekalahan dari Groningen tersebut semakin mempertegas periode sulit yang sedang melanda salah satu klub tersukses di Eropa itu.

Load More