Bola / Bola Indonesia
Rabu, 11 Maret 2026 | 13:51 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Korea Selatan U-23 dalam kualifikasi Grup J Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (9/9/2025). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Baca 10 detik
  • PSSI menggelar Regular Media Briefing di GBK Arena pada Selasa (10/3/2026) membahas peningkatan sistem perwasitan kompetisi nasional.
  • Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan perwasitan profesional sebagai pilar penting integritas kompetisi dan transparansi publik.
  • Inisiatif utama meliputi evaluasi kinerja wasit, pengembangan platform digital REFER, dan pembinaan wasit di level Asprov serta futsal.

Dalam forum tersebut, Komite Wasit PSSI juga memaparkan sejumlah program utama yang menjadi fokus pengembangan perwasitan nasional, antara lain:

1. Evaluasi Kinerja Wasit di Kompetisi Liga

PSSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa wasit yang memimpin pertandingan di kompetisi tertinggi hingga level di bawahnya guna memastikan standar kepemimpinan pertandingan terus meningkat.

2. Pengembangan REFER

PSSI tengah mengembangkan REFER, sebuah platform digital yang berfungsi sebagai sistem evaluasi, administrasi penunjukan pertandingan, serta edukasi wasit. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan profesionalisme pengelolaan perwasitan.

3. Pengembangan Wasit di Asprov

Program pembinaan wasit juga diperluas melalui Asosiasi Provinsi (Asprov). Langkah ini bertujuan memastikan regenerasi wasit berjalan baik serta kualitas kepemimpinan pertandingan merata di seluruh Indonesia.

4. Penguatan Wasit Futsal

Selain sepak bola lapangan besar, PSSI juga memberi perhatian pada pengembangan wasit futsal guna meningkatkan kualitas officiating di kompetisi futsal nasional.

Baca Juga: Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi

Load More