- Pelatih John Herdman sangat mengapresiasi desain jersey terbaru Timnas Indonesia yang memiliki motif batik dan warna merah yang melambangkan kekuatan.
- Meski sangat menyukainya, Herdman menyesal tidak bisa ikut memakai jersey tersebut karena statusnya sebagai seorang pelatih, bukan pemain.
- Jersey berbahan nyaman dengan sirkulasi udara fantastis ini akan menjalani debut resminya pada ajang FIFA Series 2026 akhir bulan Maret ini.
Suara.com - Pelatih John Herdman memberikan pandangannya terkait peluncuran Jersey Terbaru yang akan dikenakan oleh para punggawa Timnas Indonesia.
Arsitek asal Inggris tersebut sangat memuji desain seragam anyar Skuad Garuda yang rencananya bakal melakoni debut pada ajang internasional bulan ini.
Rencananya, seragam kebanggaan produksi Kelme tersebut bakal langsung dipakai bertanding dalam pergelaran ekshibisi bergengsi bertajuk FIFA Series 2026.
Acara peluncuran kostum kebanggaan tersebut sukses digelar secara meriah di kawasan Senayan, Jakarta.
Sang juru taktik secara blak-blakan mengaku sangat menyukai detail visual yang ada pada seragam tempur anyar tersebut.
Menurutnya, desain yang disematkan tidak sekadar bagus dipandang mata tetapi juga memiliki makna filosofis yang sangat mendalam.
Ia secara khusus menyoroti keberadaan motif batik yang tersemat rapi pada kostum tandang berwarna putih.
"Jersey ini cantik. Ada batik di jersey putih sebagai identitas tradisional. Menurut saya, hal ini bisa membantu pemain Indonesia untuk memahami apa yang mereka wakili," kata John Herdman.
Selain memuji detail pada kostum putih, mantan pelatih tim nasional Kanada ini juga menaruh perhatian besar pada warna merah di seragam kandang.
Baca Juga: Van der Vaart Serang Maarten Paes, Media Belanda: Kritik Pedasnya Sampai Viral di Indonesia
Warna merah menyala tersebut dinilai sangat pas dalam merepresentasikan karakter serta kekuatan sesungguhnya dari bangsa ini.
"Kemudian warna merahnya sempurna. Itu menjelaskan siapa kita. Kita adalah negeri yang kuat dengan warna yang kuat pula," jelas pelatih asal Inggris itu.
Namun di balik rentetan kekagumannya tersebut, ternyata terselip sebuah penyesalan kecil dari dalam diri sang pelatih.
Ia merasa sedikit cemburu lantaran statusnya membuatnya tidak memiliki kesempatan untuk ikut mengenakan kostum keren tersebut.
"Saya tidak akan memakai jersey itu karena saya pelatih. Saya tidak seberuntung para pemain yang bisa mengenakannya," canda Herdman.
Kendati demikian, ia menaruh harapan besar agar anak asuhnya bakal tampil lebih bersemangat dengan balutan seragam anyar ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League
-
Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung
-
Kesulitan di Klub, Mees Hilgers Masih Layak Dipanggil Timnas Indonesia?
-
85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo
-
Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG