- Manchester City akan berjuang keras melawan Real Madrid pada leg kedua Liga Champions di Etihad pada Rabu (18/3/2026) dini hari.
- City bertekad membalikkan keadaan setelah kalah telak 0-3 pada leg pertama di Santiago Bernabeu pekan sebelumnya.
- Bernardo Silva meyakini peluang City terbuka di kandang dan tetap percaya pada ketajaman Erling Haaland untuk mencetak gol.
Suara.com - Pemain Manchester City Bernardo Silva menegaskan timnya akan berjuang habis-habisan melawan Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (18/3/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.
Bernardo menegaskan hal itu karena City ingin membalikkan keadaan dan lolos ke perempat final setelah kalah 0-3 pada leg pertama di Santiago Bernabeu pada pekan lalu.
“Sepak bola mengajarkan kami bahwa banyak hal bisa terjadi dalam satu pertandingan, meskipun hasil di Madrid sangat buruk, tetapi kami akan berjuang sampai akhir meskipun tahu itu akan sulit,” kata Bernardo, dikutip dari laman resmi City, Selasa (17/3/2026).
Kekalahan di Madrid berkat tiga gol Federico Valverde di babak pertama. Bernardo mengaku laga nanti akan tak mudah, namun dengan bermain di kandang, kata dia, semua bisa terjadi.
“Lawan kami sangat kuat, hasilnya tidak bagus, tetapi di kandang banyak hal bisa terjadi, terutama di Etihad. Kami akan mencoba menciptakan itu," ucap pemain asal Portugal itu.
Bernardo telah terlibat dalam banyak pertandingan luar biasa selama sembilan musimnya bersama City, termasuk kemenangan 3-2 atas Aston Villa pada 2022 saat The Citizens bangkit dari tertinggal 0-2 untuk memenangkan gelar liga.
Ia juga mencetak dua gol dalam kemenangan 4-0 atas Madrid pada 2023, yang dianggap sebagai salah satu performa terbaik era Pep Guardiola.
Gelandang 31 tahun itu mengatakan gol cepat di leg kedua akan ideal, tetapi timnya tetap percaya bisa menciptakan momen spesial. “Semakin cepat kami mencetak gol, semakin baik, tetapi apa pun bisa terjadi".
“Kami tahu dalam sepak bola, terutama tim kami di kandang, kami mampu menciptakan banyak peluang dalam 5, 10, atau 20 menit," tambah dia.
Baca Juga: Pep Gaurdiola: Manchester City Butuh Keajaiban untuk Comeback Lawan Real Madrid
Sang predator utama, Erling Haaland, sedang dalam masa sulit karena sudah tak mencetak gol dalam lima laga terakhir yang ia mainkan.
Meski demikian, Bernado percaya penyerangnya itu, yang musim ini sudah mencetak 29 gol, akan kembali ganas menghadapi Madrid.
“Kami harus percaya Erling Haaland akan mencetak gol," tutup dia. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola