Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bongkar analisis gaya main Saint Kitts and Nevis. Skuad Garuda diwanti-wanti hadapi transisi cepat dan serangan balik di FIFA Series 2026. [Facebook Saint Kitts and Nevis Football Association]
Baca 10 detik
- Pelatih John Herdman telah membedah kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang bentrokan melawan Timnas Indonesia di laga pembuka ajang FIFA Series 2026.
- Berkaca dari pengalamannya di tahun 2019, Herdman memperingatkan skuad Garuda untuk mewaspadai permainan cepat, fisik kuat, dan serangan balik lawan.
- Kemenangan di GBK akan membawa Indonesia melaju ke partai final untuk menantang pemenang antara duel sengit Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.
Selain mewaspadai kekuatan musuh, ia juga menuntut para pemainnya untuk lebih percaya diri dalam menunjukkan karakter permainan mereka sendiri di hadapan pendukung setia.
“Kami ingin fokus pada diri sendiri, pada identitas baru Timnas ini,” katanya menambahkan.
Kemenangan di laga perdana ini menjadi harga mati jika skuad Merah Putih ingin menyegel satu tempat di partai puncak yang akan digelar pada 30 Maret 2026.
Nantinya, pemenang dari laga pembuka ini akan langsung ditantang oleh tim yang berhasil lolos dari duel sengit antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.
Komentar
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Buat John Herdman Terkesan, Kode Keras Bakal Jadi Starter?
-
Masih Banyak Pemain Timnas Indonesia Belum Gabung TC, Respons John Herdman Jadi Sorotan
-
Polemik Kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On Makin Rumit, Bos Eredivisie Buka Suara
-
Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!
-
Kiat John Herdman Cegah Pemain Timnas Indonesia Naik Berat Badan Pasca Libur Lebaran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey