- Elkan Baggott membandingkan skuad Timnas Indonesia era Shin Tae-yong dan John Herdman saat ini.
- Pemain bek tersebut menyoroti peningkatan standar kualitas pemain yang banyak berkarier di Eropa.
- Kebersamaan serta semangat tim dirasa lebih tinggi karena energi positif dari pelatih John Herdman.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, mengungkap perbedaan mencolok skuad Garuda saat masih dilatih Shin Tae-yong dan kini di era John Herdman.
Elkan kembali ke Timnas Indonesia setelah sekitar dua tahun absen. Terakhir, ia memperkuat Merah Putih pada ajang Piala Asia 2023 yang digelar pada awal 2024.
Setelah turnamen tersebut, Elkan tidak lagi masuk skuad, termasuk saat tim sempat ditangani Patrick Kluivert. Ia baru kembali dipanggil pada era Herdman.
Menurut Elkan, salah satu perbedaan utama terlihat dari komposisi pemain yang kini banyak berkarier di Eropa.
"Saya akan mengatakan perbedaan terbesar sekarang dibandingkan ketika saya bermain di sini dua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain," kata Elkan dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
"Saya pikir ada jauh lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub-klub top dan liga-liga top. Para pemain ini datang dengan standar yang lebih tinggi," lanjutnya.
Selain itu, Elkan menilai kebersamaan dan semangat tim saat ini juga meningkat dibanding sebelumnya.
"Saya pikir juga kebersamaan dan semangat tim jauh lebih tinggi dari sebelumnya," ujarnya.
Ia menambahkan, perubahan tersebut tidak lepas dari pengaruh Herdman yang membawa energi baru ke dalam tim.
Baca Juga: Hilang di Era STY, Elkan Baggott Semringah Tandai Comeback ke Timnas Indonesia di Era John Herdman
"Banyak dari itu tentu berasal dari Coach John, energi yang dia bawa kepada kami dan mentalitas kami yang berbeda sekarang."
"Saya akan mengatakan itu adalah dua hal yang paling terasa berbeda dibandingkan ketika saya bermain sebelumnya," pungkasnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 27 Maret 2026.
Berita Terkait
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Jadi Mesin Gol Tanpa Abaikan Pertahanan
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Sempat Kunjungi Hotel Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
Elkan Baggott Akhirnya Bahas Alasan 'Terasing' dari Timnas Indonesia 2 Tahun Terakhir
-
Era Baru Timnas Indonesia: Lupakan 4-3-3 Kluivert, John Herdman Kembalikan Skema 3 Bek STY?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris