Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:06 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman meminta anak asuhannya untuk tidak cepat puas usai bantai Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026). [Instagram Timnas Indonesia]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia menang telak 4-0 melawan Saint Kitts and Nevis di GBK pada 27 Maret 2026.
  • Beckham Putra mencetak dua gol, dilengkapi Ole Romeny dan Mauro Zijlstra dalam laga FIFA Series 2026.
  • Pelatih John Herdman mengingatkan tim harus lebih disiplin dan siap menghadapi lawan kuat Bulgaria selanjutnya.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman meminta anak asuhannya untuk tidak cepat puas usai bantai Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, skuad Garuda menang dengan skor 4-0.

Empat gol Timnas Indonesia dicetak oleh Beckham Putra Nugraha pada menit 13 dan 23, kemudian sisanya dibuat Ole Romeny (52') dan Mauro Zijlstra menit ke-74.

Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bulgaria pada 30 Maret mendatang. Sebelumnya, mereka juga meraih kemenangan telak 10-2 saat bersua Kepulauan Solomon.

Bagi John Herdman hasil kemenangan ini adalah awal yang positif. Namun, perjalanan skuad Garuda dianggapnya masih panjang meraih kesuksesan.

"Ini pertama kali bersama setelah beberapa latihan, saya bangga para pemain disiplin. Yang paling penting adalah permulaan ini, jalan masih panjang," kata John Herdman dalam konferensi pers usai laga.

"Selanjutnya melawan Bulgaria, sangat menantikan laga FIFA Series selanjutnya," sambung juru taktik asal Inggris itu.

Lebih lanjut, John Herdman mengakui Bulgaria punya kelas berbeda. Oleh sebab itu, persiapan yang dilakukan pun harus lebih giat lagi/

"Persiapan kami dengan Bulgaria sangat berbeda. Saya merasa tim kami sangat bersemangat dalam 15 menit pertama," tegasnya.

Baca Juga: Hasil FIFA Series 2026: Bulgaria Mengamuk, Hajar Kepulauan Solomon Dua Digit Gol!

"Tapi kalau lawan Bulgaria seperti ini kami akan mati. Kami tidak bisa menunggu 10 menit awal untuk menunggu terhubung saat melawan Bulgaria," pungkasnya.

Load More