Bola / Bola Dunia
Senin, 30 Maret 2026 | 15:41 WIB
Jay Idzes pernah permalukan pemain Bulgaria di Serie A. (Instagram/@jayidzes)
Baca 10 detik
  • Final FIFA Series 2026 mempertemukan Timnas Indonesia melawan Bulgaria dengan duel personal dua bek Serie A.
  • Jay Idzes (Sassuolo) unggul psikologis atas Rosen Bozhinov (Pisa) setelah menang 3-1 di laga klub Januari.
  • Idzes dan Bozhinov adalah pemain dengan nilai pasar tertinggi di tim nasional masing-masing sebelum laga final.

Suara.com - Laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia dan Bulgaria, Senin (30/3/2026), bukan hanya menjadi ajang adu taktik antar tim, tetapi juga panggung duel personal dua bek yang merumput di Serie A.

Kabar baiknya, pilar pertahanan Timnas Indonesia, Jay Idzes datang dengan modal keunggulan psikologis setelah terbukti pernah mempermalukan bek andalan Bulgaria, Rosen Bozhinov di level klub.

Rivalitas personal ini terjadi pada akhir Januari lalu saat klub yang dibela Idzes, Sassuolo berhadapan dengan Pisa yang dikawal oleh Bozhinov.

Dalam laga tersebut, Sassuolo sukses keluar sebagai pemenang dengan skor meyakinkan 3-1.

Kemenangan ini menjadi modal penting, mengingat kedua pemain akan kembali berhadapan dalam laga dengan tensi yang jauh lebih tinggi.

Sosok Rosen Bozhinov sendiri bukanlah pemain sembarangan. Bek tengah berusia 21 tahun ini baru saja direkrut Pisa dari klub Belgia, Royal Antwerp pada bursa transfer Januari dan langsung diikat kontrak jangka panjang hingga 2030.

Dengan nilai pasar mencapai 4 juta Euro, ia adalah salah satu talenta paling menjanjikan di skuad Bulgaria.

Namun di sisi lain, Jay Idzes memiliki rekam jejak yang lebih mentereng di kasta tertinggi Liga Italia.

Bek keturunan Semarang ini telah mengarungi Serie A sejak musim 2024/25 dan kini menjadi andalan Sassuolo. Nilai pasarnya pun jauh melampaui Bozhinov, mencapai 10 juta Euro.

Baca Juga: Utak Atik Duel Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Ujian di Semua Lini

Perbedaan kelas juga terlihat dari posisi di klasemen, di mana Sassuolo berada di peringkat ke-10, sementara Pisa terbenam di dasar klasemen.

Menariknya, duel ini juga menjadi pertarungan antara dua pemain dengan nilai pasar termahal di masing-masing tim nasionalnya.

Meski kemenangan di level klub tidak serta-merta menjamin hasil di level tim nasional, rekor pertemuan ini bisa menjadi suntikan kepercayaan diri penting bagi Jay Idzes dan menjadi bumbu pemanas yang menarik untuk disaksikan dalam perebutan gelar juara FIFA Series 2026.

Load More