Bola / Bola Indonesia
Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB
Justin Hubner Kirim Pesan Optimistis untuk Fans Timnas Indonesia, Apa Itu? [Dok. IG Fortuna Sittard]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia meraih posisi runner-up FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 dari Bulgaria di Gelora Bung Karno.
  • Gol tunggal kemenangan Bulgaria dicetak oleh Marin Petkov melalui eksekusi penalti pada menit ke-38 pertandingan tersebut.
  • Kekalahan ini menjadi bagian dari proses awal pengembangan skuad Garuda di bawah arahan pelatih baru John Herdman.

Suara.com - Timnas Indonesia harus puas finis sebagai runner-up setelah takluk dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026. Dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) malam WIB, skuad Garuda kalah tipis 0-1.

Gol tunggal Bulgaria dicetak Marin Petkov melalui penalti pada menit ke-38, yang menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

Meski kalah, performa Timnas Indonesia tetap menunjukkan perkembangan positif, terutama pada fase awal bersama pelatih anyar.

Laga ini menjadi pertandingan kedua di bawah arahan John Herdman. Sebelumnya, Indonesia tampil impresif dengan kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada laga debutnya.

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menilai perjalanan tim bersama Herdman masih berada pada tahap awal.

Ia optimistis skuad Garuda akan terus berkembang dan meraih hasil lebih baik ke depan.

Pemain Fortuna Sittard itu juga menyampaikan apresiasi kepada suporter yang terus memberikan dukungan.

"Terima kasih Indonesia untuk dukungan luar biasa yang kalian berikan kepada kami," tulis Justin Hubner melalui akun Instagram pribadinya, @justinhubner5.

"Ini baru permulaan, masih banyak hal yang akan datang ke depannya," tambahnya.

Baca Juga: Meledak di Timnas! Menit Main Elkan Baggott dalam 3 Hari Kalahkan Semusim di Ipswich Town

Pernyataan Hubner menegaskan kekalahan di final FIFA Series 2026 bukan akhir dari segalanya.

Sebaliknya, hasil ini menjadi fondasi awal bagi Timnas Indonesia untuk membangun tim yang lebih kuat, kompetitif, dan siap bersaing di level internasional.

Load More